Optimasi Ekstraksi Emas (Au) Dari Batuan Daerah Pertambangan Sumbawa Barat Nusa Tenggara Barat Menggunakan Metode Pelindian Tiosulfat Dan Tiourea
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Ekstraksi emas dari batuan umumnya dilakukan dengan menggunakan merkuri. Namun, tingkat toksistasnya yang tinggi menimbulkan dampak yang sangat berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan. Berbagai upaya dilakukan untuk mengurangi penggunaan merkuri dalam ekstraksi emas salah satunya dengan metode pelindian menggunakan pelarut tiosulfat dan tiourea karena memiliki tingkat toksisitas yang rendah dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil ekstraksi emas dengan pelarut tiosulfat dan tiourea serta menentukan konsentrasi optimum dan waktu optimum pelarut. Hasil esktraksil emas dengan pelarut tiosulfat lebih besar dibandingkan dengan pelarut tiourea. Pelarut tiosulfat memiliki konsentrasi optimum 0,3 M dan waktu optimum 2 jam. sedangkan pelarut tiourea memiliki konsentrasi optimum 0,2 M dan waktu optimum 3 jam.