<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Antara Kadar Profil Lipid dan Hba1c Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Overweight/Obesitas Di RS PKU Muhammadiyah Gamping Tahun 2022-2024

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus Tipe 2 adalah penyakit hiperglikemia ditandai dengan resistensi insulin dan gangguan sekresi insulin oleh sel beta pankreas. Data Kemenkes, D.I.Yogyakarta menempati posisi ke-2 dengan jumlah penderita DMT2 terbanyak di Indonesia. Prevalensi penderita DMT2 dengan obesitas di Indonesia sebanyak 30,4% pada tahun 2015. Setiap kadar HbA1c meningkat 1% maka risiko penyakit kardiovaskular meningkat 18%. Pemeriksaan HbA1c dinilai gold standard bagi penderita diabetes melitus. Sedangkan, pemeriksaan profil lipid dinilai sebagai parameter risiko penyakit kardiovaskular. Kedua parameter ini memilki faktor risiko yang erat dengan berat badan yang berhubungan dengan peningkatan asam lemak bebas sebagai penyebab DMT2. Tujuan: Mengetahui korelasi profil lipid HDL, LDL, Trigliserda, dan Kolesterol Total dengan HbA1c pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan overweight/obesitas RS PKU Muhammadiyah Gamping tahun 2022-2024. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian adalah pasien diabetes melitus tipe 2 dengan overweight/obesitas tahun 2022-2024 yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis statistik data menggunakan uji analitik korelasi. Hasil: Subjek penelitian didapatkan 40 sampel data penelitian, rata rata±SD usia 52,05±7,93 tahun. Jumlah pasien terbanyak adalah perempuan 25 orang (62,5%),. Sebagian besar masuk ke dalam kelompok obesitas tipe I sebanyak 19 orang (47,5%) diikuti kelompok obesitas tipe II sebanyak 12 orang (30%). Kadar HbA1c pada penelitian ini 8,79%±2,09% menunjukkan kontrol glikemik pada keseluruhan subjek penelitian kurang baik. Korelasi positif antara kadar profil lipid LDL (p<0,05 r=0,440), Trigliserida (p<0,05 r=0,333), dan Kolesterol Total (p<0,05 r=0,396) dengan HbA1c. Korelasi negatif antara kadar profil lipid HDL dengan HbA1c (p<0,05 r= - 0,439). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan korelasi kadar profil lipid dengan HbA1c. Terdapat korelasi positif antara kadar profil lipid LDL, Trigliserida, dan Kolesterol Total dengan HbA1c serta korelasi negatif antara profil lipid HDL dengan HbA1c.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By