Perbedaan Pengaruh Ekstrak Jintan Hitam Dalam Sediaan Self-Nanoemulsification Delivery Drug System (Snedds) Dan Tanpa Snedds Terhadap Gambaran Histolopatologis Hepar Rattus Norvegicus Pasca Induksi Diabetes Melitus Aloksan
| dc.contributor.author | Febriani, Rulianty 18711046 | |
| dc.date.accessioned | 2022-09-05T04:15:28Z | |
| dc.date.available | 2022-09-05T04:15:28Z | |
| dc.date.issued | 2021-12-14 | |
| dc.description.abstract | Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit metabolik yang menimbulkan komplikasi beragam diberbagai organ. Pemberian Nigella sativa diketahui dapat mencegah kerusakan organ akibat komplikasi DM terutama pada organ hepar karena memiliki efek sebagai hepatoprotektor dan antidiabetik. Pemberian Nigella sativa yang diformulasi dalam bentuk SNEDDS diharapkan dapat memberikan efek terapi yang lebih baik dibanding formulasi obat dalam bentuk non-SNEDDS. Tujuan: Mengetahui perbedaan pengaruh ekstrak Nigella sativa dalam sediaan SNEDDS dengan tanpa SNEDDS terhadap gambaran histopatologis hepar Rattus norvegicus pasca induksi DM tipe I dengan aloksan. Metode: Penelitian ini menggunakan 35 tikus Rattus norvegicus yang dibagi kedalam tujuh kelompok: Kelompok positif fisiologis (K+F), K+ patologis (diberikan glibenclamid), K- (diberikan placebo), P1 (diberikan ekstrak biji jintan hitam non SNEDDS dengan dosis 200 mg/kgBB), P2 (non SNEDDS dosis 400 mg/kgBB), P3 (diinduksi ekstrak jintan hitam dalam sediaan SNEDDS dengan dosis 200 mg/kgBB) dan kelompok P4 (diinduksi dalam sediaan SNEDDS dosis 400 mg/kgBB). Kelompok intervensi diinduksi aloksan sebesar 150 mg/kgBB secara intraperitoneal dan diintervensis selama 4 minggu. Kemudian dilakukan pengamatan uji histopatologis pada organ hepar. Hasil data dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis dengan SPSS 24. Hasil: Pengamatan Histopatologis hepar ditemukan adanya kerusakan pada sel hepatosit berupa degenerasi ballooning pada kelompok DM. Pemberian Nigella sativa dalam sediaan SNEDDS, non-SNEDDS, dan kontrol didapatkan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p>0.05). Kesimpulan: Pemberian ekstrak jintan hitam dalam bentuk SNEDDS maupun non-SNEDDS tidak berpengaruh secara signifikan dalam memperbaiki kerusakan histologis hepar pada tikus yang diinduksi DM tipe I. | en_US |
| dc.description.sponsorship | dr. Syaefudin Ali Akhmad, M.Sc | en_US |
| dc.identifier.uri | http://hdl.handle.net/123456789/39006 | |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran UII | en_US |
| dc.subject | hepar | en_US |
| dc.subject | SNEDDS | en_US |
| dc.subject | Nigella sativa | en_US |
| dc.subject | Diabetes mellitus tipe I | en_US |
| dc.title | Perbedaan Pengaruh Ekstrak Jintan Hitam Dalam Sediaan Self-Nanoemulsification Delivery Drug System (Snedds) Dan Tanpa Snedds Terhadap Gambaran Histolopatologis Hepar Rattus Norvegicus Pasca Induksi Diabetes Melitus Aloksan | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
Files
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed upon to submission
- Description: