<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

PENGARUH PENGALAMAN, BEBAN KERJA, GENDER DAN KEMAMPUAN INVESTIGATIF TERHADAP PENDETEKSIAN FRAUD MELALUI SKEPTISME PROFESIONAL AUDITOR

Abstract

Fraud merupakan serangkaian penyimpangan yang sehubungan dengan tindakan ilegal, yang dilakukan dengan sengaja untuk tujuan tertentu. Dalam rangka dalam mendeteksi fraud, adapun faktor-faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Faktor-faktor tersebut seperti pengalaman auditor, beban kerja, dan gender, serta kemampuan auditor investigatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengalaman, beban kerja, dan gender terhadap pendeteksian fraud melalui skeptisme professional auditor. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh auditor yang bekerja di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bali dan BPK Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan metode survey dengan menggunakan kuesioner yang tertulis. Jumlah sampel yang terkumpul berjumlah 74 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode convenience sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pengalaman berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendeteksian fraud melalui skeptisme profesional. Kemudian variabel beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pendteksian fraud melalui skeptisme profesional. Variabel gender berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendeteksian fraud melalui skeptisme profesional. Kemudian variabel kemampuan investigatif berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendeteksian fraud melalui skeptisme profesional.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By