<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Studi Fenomenologis Pada Emerging Adults Dengan Latar Belakang Keluarga Disfungsi Tanpa Perceraian Resmi

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami pengalaman subjektif emerging adult yang berasal dari keluarga tidak utuh, ketika orang tua masih menikah secara hukum namun mengalami disfungsi emosional yang signifikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis. Partisipan berusia 18-25 tahun dipilih secara purposive dan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara induktif untuk menemukan tema pengalaman yang bermakna. Hasil menujukkan bahwa partisipan mengalami perasaan terabaikan, kesepian, kehilangan rasa aman, kesulitan regulasi emosi, serta kecenderungan menghindari rumah akibat konflik orang tua dan minimnya komunikasi keluarga. Meskipun demikian, partisipan mengembangkan strategi penyesuaian diri melalui pemaknaan ulang pengalaman, penguatan konsep diri, motivasi membangun keluarga yang lebih sehat di masa depan. Kesimpulannya, ketidakutuhan keluarga secara emosional memiliki dampak psikologis signifikan bagi emerging adult meskipun tidak terjadi perceraian formal.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By