<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Aplikasi Regresi Data Panel untuk mengukur Pengaruh Kinerja Perusahaan Terhadap Harga Saham (Studi kasus: Perusahaan LQ45 yang Terdaftar di BEI Tahun 2020-2023)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Harga saham adalah harga pasar saat ini dari saham suatu perusahaan yang diperdagangkan di bursa. Di Indonesia, Bank Negara Indonesia (BBNI), Bank Central Asia (BBCA), Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Mandiri (BMRI), Bank Syariah Banyak perusahaan yang memperdagangkan saham, seperti Indonesia (BRIS), Indo Tambangraya Mega (ITMG), Indofood Sucess Makmur (INDF), Perusahan Gas Negara (PGAS), Telkom Indonesia (TLKM), Bukit Asam (PTBA), Astra International (ASII), Balito Pacific (BRPT), Semen Indonesia (SMGR ) ) dan Aneka Tambang (ANTM) Harga saham memang ada naik turunnya, namun Anda perlu mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi naik turunnya harga saham. Hal ini dilakukan agar perusahaan dapat menyeimbangkan faktor-faktor tersebut untuk mencapai harga saham yang diinginkan dan menguntungkan perusahaan dan pemegang sahamnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data persediaan periode tahun 2020 hingga 2023 dari laporan tahunan masing-masing perusahaan yang dimuat di website BEI (idx.co.id). Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan variabel respon harga saham dan lima variabel prediktor yaitu earnings per share (EPS), price book value multiple (PBV), Dividen Payout Ratio (DPR), dividen dan laba. Berdasarkan hasil subtes yang dilakukan, terlihat bahwa terdapat satu variabel yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap harga saham yaitu laba per saham. Nilai R-squared diperoleh sebesar 41,511%, dan sisanya sebesar 58,489% dijelaskan oleh variabel lain di luar model.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By