Pengaruh Nilai Tambah Pertanian terhadap Penurunan Kemiskinan di Provinsi Sumatera Selatan
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai tambah sektor pertanian terhadap penurunan jumlah penduduk miskin di Provinsi Sumatera Selatan, dengan mempertimbangkan variabel lain seperti Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Data yang dipakai merupakan data panel dari 17 Kabupaten/Kota selama periode 2015–2021, yang bersumber dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM), yang dipilih berdasarkan hasil uji Chow dan Hausman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB sektor pertanian berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin, yang berarti peningkatan nilai tambah sektor pertanian dapat menurunkan tingkat kemiskinan. Sementara itu, IPM tidak mempunyai pengaruh signifikan pada total penduduk miskin, sementara TPT mempunyai pengaruh positif serta signifikan. Koefisien determinasi (R2) sebesar 99,78% menunjukkan bahwa variasi jumlah penduduk miskin sangat dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Penelitian ini menyarankan agar pemerintah terus mendorong pertumbuhan sektor pertanian sebagai strategi pengentasan kemiskinan, khususnya di wilayah pedesaan.