Pengolahan Jerami Padi Mini Combine Harvester sebagai Pakan Ternak
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Indonesia sebagai negara agraris menghasilkan limbah pertanian dalam jumlah yang besar,
termasuk jerami padi yang umumnya belum dimanfaatkan secara maksimal dan sering kali
dibakar, sehingga memberikan dampak buruk terhadap lingkungan. Kondisi ini menunjukkan
perlunya inovasi dalam pengelolaan limbah pertanian agar memiliki nilai tambah. Penelitian
ini bertujuan untuk mengembangkan pemanfaatan jerami padi hasil panen menggunakan mini
combine harvester menjadi pakan fermentasi (silase) yang memiliki nilai jual, serta mengkaji
potensi pendapatan melalui pendekatan Revenue Streams. Penelitian dilakukan dengan metode
deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara, dan studi literatur. Proses
pembuatan silase melibatkan pencampuran jerami padi dengan dedak, molases, EM4, dan air,
lalu disimpan dalam kondisi anaerob selama 14 hingga 21 hari. Hasil fermentasi menunjukkan
peningkatan kandungan protein kasar, peningkatan daya cerna, serta memperpanjang masa
simpan jerami hingga enam bulan. Berdasarkan analisis ekonomi, pengolahan jerami ini
memberikan peluang keuntungan yang cukup besar, terutama jika dilakukan dalam skala lebih
besar. Inovasi ini menunjukkan potensi besar dalam mengubah jerami menjadi produk bernilai
ekonomi dan ramah lingkungan. Silase yang dihasilkan juga memiliki daya saing pasar dan
dapat menjadi alternatif pakan saat musim kering. Teknologi ini tergolong sederhana dan dapat
dengan mudah diadopsi oleh petani skala kecil. Implementasi inovasi ini mampu memperkuat
ketersediaan pakan ternak lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap pakan komersial.
Secara keseluruhan, pengelolaan limbah pertanian melalui pendekatan ini dapat memberikan
manfaat ekonomi bagi petani sekaligus berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan.