<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Shopping Mall di Bandung: Ungkapan Citra Modernitas sebagai Salah Satu Faktor Penentu Daya Tarik Pasar

Abstract

Pusat perbelanjaan berkembang semakin pesat dengan berbagai konsep untuk dapat menjaring pengunjung yang sebanyak-banyaknya. Dewasa ini khususnya di Indonesia marak dengan munculnya konsep mal yang menggabungkan pusat belanja dengan rekreasi, yang telah membawa pengunjung pada tren baru yaitu berbelanja sambil rekreasi, bahkan mal telah berkembang sebagai area santai dan untuk jalanjalan. Bermunculannya pusat perbelanjaan baru mengakibatkan persaingan tinggi, sehingga berlomba-lomba membangun pusat belanja dengan berbagai pendekatan.

Berawal dari kecenderungan global bahwa masyarakat khususnya menengah ke atas lebih ingin disebut modern yang ferfek terhadap keadaan sekarang dibanding meniru karya-karya lama. Ini bukan berarti tidak menghargai kejayaan masa lampau tetapi kekreatifan dan inovatif disegala bidang untuk terus menemukan yang lebih baru lebih berharga ketimbang hanya membanggakan massa lampau yang sudah lewat. Atas dasar pertimbangan tersebut layak kiranya apabila direncanakan shopping mall yang lebih menekankan pada citra modernitas sebagai salah satu faktor penentu daya tarik pasar. Dalam perkembangannya Wilayah Perencanaan Karees merupakan daerah yang potensial dengan tingkat pertumbuhan paling tinggi di Kotamadya Bandung. Sebagai konsep perencanaan dan perancangan, bahwa tepat jika shopping mall ditempatkan di Jl. Palasari, yang diharapkan mampu melayani, bersaing, menyedot pengunjung sebanyak-banyaknya dan tidak menimbulkan permasalahan baru. Hal tersebut dicapai dengan memadukan unsur pelayanan dan ketertarikan pengunjung dengan didukung kecanggihan teknologi dewasa ini sehingga kenyaman, keselamatan dan keamanan dapat tercapai.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By