<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Pengukuran Kinerja Rumah Sakit dengan Penerapan Performanceprismmenggunakan Metode Analytic Network Process (ANP) dan Pembobotan Objective Matrix (Studi Kasus di RSIA Sakina Idaman Yogyakarta)

dc.contributor.authorPinangki, Selly, 03522228
dc.date.accessioned2018-05-16T15:40:07Z
dc.date.available2018-05-16T15:40:07Z
dc.date.issued2008-09-23
dc.description.abstractPengukuran kinerja sangat diperlukan dalam suatu organisasi, perusahaan ataupun institusi. Dengan pengukuran kinerja, suatu organisasi, perusahaan ataupun institusi dapat mengetahui tingkat kinerja yang telah dicapainya, apakah sudah termasuk dalam kategori baik atau sebaliknya. Permasalahan yang dihadapi adalah mengenai indikator - indikator atau kriteria apa yang mempengaruhi tingkat kinerja suatu organisasi, perusahaan ataupun institusi tersehut serta untuk mengetahui apakah ada peningkatan atau penurunan tingkat kinerja dari tahun sebelumnya. Penelitian ini dilakukan pada Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Sakina Idaman Yogyakarta yang bertujuan untuk menentukan indikator indikator atau kriteria yang mempengaruhi tingkat kinerja serta mengukur dan menentukan adanya peningkatan atau penurunan tingkat kinerja yang lerjadi pada RSIA Sakina Idaman tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Performance Prism yaitu bertujuan untuk menentukan indikator-indikaior atau yang disehut dengan Key performance Indicator (KPI), Algoritma Analytic NetworkProcess yaitu untuk melakukan pembobotan masing-masing KPIdan Objective Matrix untuk mengukur tingkat kinerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari stakeholder RSIA Sakina Idaman yaitu: konsumen, Karyawan, Kepala Bagian (Pimpinan) dan Supplier berdasarkan pengolahan Performance Prism terdapat 16 KPIyang meliputi: 7 KPI konsumen, 3 KPI karyawan, 3 KPI Kepala Bagian dan 3 KPISupplier. Adapun hasil pembobotan dengan Analytic Network Process menunjukkan kriteria yang mempunyai tingkat kepentingan dominan adalan kriteria konsumen yang memiliki bobot 0,642284 atau 64.28%, sedangkanuntuk kriteria karyawan memiliki bobot 0,207433 atau 20.74%, kriteria Pimpinan memiliki bobot 0,115615 atau 11.56% dan kriteria Supplier memiliki bobot 0,034669 atau 3.47%. Hasil dari perhitungan Objektive Matrix menunjukkan total value untuk semua KPIsebesar 7.46dan indeks perbaikannya sehesar 149%. Hasilpengukuran tersebut menjadi landasan pihak RSIA Sakina Idaman dalam menentukan rencana untuk meningkatkan kinerjaperusahaan.en_US
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/7376
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPengukuran kinerjaen_US
dc.subjectPerformance Prismen_US
dc.subjectAnalytic Network Processen_US
dc.subjectObjective Matrixen_US
dc.titleAnalisis Pengukuran Kinerja Rumah Sakit dengan Penerapan Performanceprismmenggunakan Metode Analytic Network Process (ANP) dan Pembobotan Objective Matrix (Studi Kasus di RSIA Sakina Idaman Yogyakarta)en_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 12
Loading...
Thumbnail Image
Name:
01 cover.pdf
Size:
26.84 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
02 Preliminari.pdf
Size:
137.41 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
03 Daftar isi.pdf
Size:
134.05 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
04 abstract.pdf
Size:
62.98 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
05. 1 Bab I.pdf
Size:
191.96 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections