Pra Rancangan Pabrik Trimetiletilen dengan Proses Isomerisasi Metil Butena Kapasitas 45.000 Ton/tahun
Files
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Sektor industri di Indonesia terus mengalami perkembangan, terutama industri kimia. Kondisi ini didukung dengan semakin meningkatnya bahan kimia seiring dengan perkembangan produksi dalam negeri. Salah satu bahan kimia yang sedang berkembang di Indonesia adalah trimetiletilen yang dikenal juga dengan nama amylene (C5H10). Perancangan pabrik dengan kapasitas 45.000 ton/tahun diharapkan dapat memenuhi kebutuhan trimetiletilen dalam negri maupun ekspor. Proses yang digunakan pada pembuatan trimetiletilen adalah proses isomerisasi dan terbagi menjadi 3 tahapan. Tahap pertama yaitu persiapan bahan baku, tahap kedua yaitu reaksi isomerisasi didalam reaktor Fixed Bed Multitube pada suhu 60 ̊C pada tekanan 3 atm, dan tahap ketiga yaitu pemisahan dan pemurnian produk. Lokasi pabrik trimetiletilen dari metilbutene direncanakan didirikan di Kawasan Industry Cilegon, Banten dengan lahan seluas 20.000 m2
. Pada pengoperasiannya pabrik ini akan bekerja 330 hari/tahun operasi. Untuk menunjang proses produksi diperlukan air untuk proses utilitas dan listrik yang disediakan oleh PLN, serta generator sebagai cadangan. Parameter kelayakan pendirian pabrik menggunakan analisis ekonomi keuntungan pabrik sebelum pajak Rp 166.598.133.386 dan setelah pajak Rp 129.946.544.041 dengan setiap tahun total penjualan Rp 2.762.071.650.000. Analisa kelayakan dilihat dari nilai Return of Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 46% dan setelah pajak sebesar 36%, Pay Out Time (POT) sebelum pajak selama 1,80 tahun dan setelah pajak selama 2,19 tahun, Discounted Cash Flow Rate of Return (DCFRR) sebesar 14,24%, Break Event Point (BEP) sebesar 44,44%, dan Shut Down Point (SDP) sebesar 29,57%. Dari parameter kelayakan diatas, dapat disimpulkan bahwa pabrik trimetiletilen ini layak untuk dikaji lebih lanjut.