<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Psychological Well-Being dan Kemandirian Belajar Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar Belakang: Kemandirian belajar merupakan suatu hal yang krusial terutama bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran yang menggunakan sistem pembelajaran student-centered learning. Banyak faktor yang mempengaruhi kemandirian belajar salah satunya adalah kesejahteraaan mahasiswa yang memiliki cakupan luas termasuk di dalamnya kondisi psikologis. Tujuan: Mengetahui hubungan antara psychological well-being dan kemandirian belajar mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik melalui pendekatan cross sectional dengan responden Mahasiswa FK UII. Terdapat 317 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data penelitian diperoleh dari pengisian bentuk kuesioner Ryff’s Psychological WellBeing Scale dan Self-Directed Learning Readiness Scale yang berbahasa Indonesia. Analisis data univariat dilakukan untuk mengetahui deskripsi karakteristik, tingkat psychological well-being serta kemandirian belajar responden. Untuk mengetahui hubungan antar variabel, dilakukan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil: Dalam penelitian ini, diketahui 69,4% responden memiliki psychological well-being sedang, 29,7% memiliki psychological well-being tinggi serta 0,9% memiliki psychological well-being rendah. Kemandirian belajar responden cenderung baik, 74,8% memiliki kemandirian belajar tinggi, 25,2% memiliki kemandirian belajar sedang, serta tidak ada responden penelitian yang memiliki kemandirian belajar rendah. Terdapat hubungan yang bermakna antara psychological well-being dan kemandirian belajar mahasiswa FK UII dengan tingkat korelasi moderat (p value: 0,000; r: 0,352). Kesimpulan: Adanya hubungan positif antara psychological well-being dan kemandirian belajar dikarenakan psychological well-being yang tinggi akan menciptakan suatu keyakinan akan kemampuan suatu individu dalam upaya untuk berkembang sehingga dapat megoptimalkan kemandirian belajarnya.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By