Analisis Risiko Halal Pada Online Delivery Food menggunakan Pendekatan House Of Risk (HOR)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Keberagaman agama penduduk di Kota Medan menciptakan budaya yang beragam, begitupun
dari segi kuliner. Menurut data dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, terdapat lebih
dari 2.500 restoran di kota ini, yang mana 101 darinya merupakan tempat kuliner yang
menawarkan menu non-halal. Dengan keberadaan restoran non-halal, beberapa risiko dalam
pengantaran di Kota Medan mungkin saja terjadi terutama terkait status kehalalan makanan
tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi risiko halal yang terjadi pada online
delivery food serta memberikan usulan untuk memitigasi terjadinya risiko halal online delivery
food di Kota Medan menggunakan metode HOR. House of risk adalah salah satu metode dalam
manajemen risiko untuk mengidentifikasi risk agent. Dengan melakukan penyebaran kuisioner
dan kajian literatur didapatkan 4 risk event dan 8 risk agent. Setelah pengolahan data
menggunakan metode House of Risk (HOR) melalui dua fase, didapatkan 5 (A1, A7, A3, A4
dan A2) prioritas risk agent pada HOR fase 1 yang membutuhkan strategi mitigasi dengan
bantuan diagram pareto yang menerapkan 80/20. Risk agent terbesar memiliki nilai ARP
sebesar 819. Pada HOR fase 2 melalui penilaian Dk, TEk dan ETDk didapatkan 7 strategi
mitigasi yang diusulkan. Kemudian, ketujuh strategi yang diusulkan dianalisis secara
mendalam menggunakan metode SWOT (Strength, Weakness, Opportunity dan Threats).