Persepsi Masyarakat Terhadap Fungsi Masjid Sebagai Pusat Pendidikan Di Era Modern (Studi Kasus : Dusun Bengan Kidul Desa Mangunsari Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang Jawa Tengah)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kekhawatiran penulis tentang fungsi bangunan masjid mendorong penyelidikan ini. Masjid sebagai pusat pendidikan dan pertumbuhan umat mulai berkurang pada periode kontemporer. Semua umat Islam yang tinggal di sekitar masjid memiliki tanggung jawab untuk menjaga masjid tetap hidup dan sehat. Pendapat dan sudut pandang orang-orang di sekitar masjid merupakan komponen penting dalam memajukan dan memakmurkan masjid untuk tujuan selain shalat. Melihat permasalahan tersebut di atas, peneliti memutuskan untuk memfokuskan penelitiannya pada “Paradigma Masyarakat Terhadap Fungsi Masjid Sebagai Pusat Pendidikan dan Pembinaan Umat di Era Modern (Studi Kasus Dusun Bengan Kidul, Desa Mangunsari, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang Jawa Tengah)". Dengan maksud dan tujuan untuk memperluas wawasan masyarakat dalam hal kekayaan dan mengembangkan fungsi masjid, khususnya sebagai tempat pendidikan dan bimbingan bagi umat, daripada terpaku pada masjid hanya sebagai tempat untuk berdoa. Dapat membujuk semua aspek masyarakat untuk berbagi tanggung jawab atas keberhasilan masjid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai strategi pengumpulan data. Triangulasi data digunakan dalam uji validitas data. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dan snowball sampling, yaitu Kepala Dusun Bengan Kidul, Tokoh Masyarakat di Dusun Bengan Kidul, Pengurus Masjid Sunan Kalijaga, dan Pemuda Karang Taruna Dusun Bengan Kidul. Berdasarkan hasil penelitian peneliti, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Pada masa masyarakat Dusun Bengan Kidul saat ini, tugas masjid sebagai pusat pendidikan dan pengembangan umat sangat penting, dan harus tetap berada di masjid zaman modern seperti sekarang ini. Meski tidak lagi tergolong sebagai lembaga pendidikan, masjid tetap menjadi pusat pendidikan Islam dan tentunya tempat membina individu agar menghasilkan generasi yang baik bagi Islam. Warga Dusun Bengan Kidul telah melakukan beberapa upaya untuk memperbaiki masjid, terutama fungsinya sebagai tempat pengajian dan bimbingan bagi masyarakat.