<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Peran Self-Compassion Terhadap Kepuasan Hidup Pada Remaja Dengan Orang Tua Bercerai

dc.contributor.advisorIke Agustina, S.Psi., M.Psi.,
dc.contributor.authorZIHAN FADLILLAH SYIFA
dc.date.accessioned2022-11-21T03:12:55Z
dc.date.available2022-11-21T03:12:55Z
dc.date.issued2022-08-02
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara self-compassion dan kepuasan hidup pada remaja dengan orang tua bercerai. Partisipan dalam penelitian ini melibatkan 166 remaja dengan orang tua yang telah bercerai secara resmi atau hukum (n=166; 11,4% laki-laki dan 88,6% perempuan). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan pengumpulan data berupa kuesioner. Skala yang digunakan yaitu skala Self-compassion Scale Youth Version (SCS-Y) dan Satisfaction With Life Scale (SWLS). Hasil analisis menggunakan uji regresi sederhana menunjukkan bahwa self-compassion dapat memengaruhi kepuasan hidup dengan nilai r=0.527 dan nilai signifikansi p=0.000 (p<0.005) serta sumbangan efektif sebesar 27,77%. Hal ini menunjukkan terdapat pengaruh positif yang signifikan antara self-compassion terhadap kepuasan hidup pada remaja dengan orang tua bercerai.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/40545
dc.publisherUNIVERSITAS ISLAM INDONESIAen_US
dc.subjectself-compassionen_US
dc.subjectremajaen_US
dc.subjectkepuasan hidupen_US
dc.titlePeran Self-Compassion Terhadap Kepuasan Hidup Pada Remaja Dengan Orang Tua Berceraien_US

Files

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections