<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Keterhubungan Sosial (Social Connectedness) Dan Kesepian Pada Lansia

dc.Identifier.NIM17320144
dc.contributor.advisorFitri Ayu Kusumaningrum, S.Psi., M.A.
dc.contributor.authorSHAFA IZDIHARA MINFADLIKA FAILUSUF
dc.date.accessioned2021-12-06T05:53:22Z
dc.date.available2021-12-06T05:53:22Z
dc.date.issued2021-07-08
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterhubungan sosial dan kesepian pada lansia di Bekasi. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara keterhubungan sosial dan kesepian pada lansia di Bekasi. Penelitian ini menggunakan social connectedness scale (8 aitem) diadaptasi dan mengacu pada aspek dari (Lee & Robbins, 1995) serta kesepian yang diadaptasi dari (Neto, 2014) dan mengacu pada aspek dari (Russell, 1980). Subjek penelitian ini berjumlah 116 lansia di Bekasi berusia minimal 60 tahun yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan serta aktif dalam berkomunikasi. Hasil data menunjukkan koefisien korelasi r = - 0.580 dengan signifikansi p = 0.000 sehingga dapat dikatakan hipotesis diterima.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/34962
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectkesepianen_US
dc.subjectlansiaen_US
dc.subjectsocial connectednessen_US
dc.titleKeterhubungan Sosial (Social Connectedness) Dan Kesepian Pada Lansiaen_US

Files

Collections