Analisis Jejak Karbon pada Area Permukiman Wilayah Utara Universitas Islam Indonesia, Kabupaten Sleman
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Keberadaan permukiman di sekitar kampus memberikan dampak yang signifikan
terhadap lingkungan, terutama terkait kebutuhan energi yang diperlukan untuk
mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat. Aktivitas-aktivitas di permukiman
tersebut secara langsung maupun tidak langsung menyumbang emisi gas rumah
kaca, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap percepatan pemanasan global.
Pengukuran emisi gas rumah kaca, atau dikenal sebagai jejak karbon, menjadi
indikator penting untuk menilai jumlah emisi yang dihasilkan. Penelitian ini
dilakukan di wilayah Utara Universitas Islam Indonesia (UII), Kabupaten
Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan
memetakan nilai jejak karbon dari area permukiman di wilayah tersebut. Fokus
penelitian mencakup dua sektor utama, yaitu sektor rumah tangga, yang meliputi
penggunaan LPG dan energi listrik, serta sektor transportasi. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei langsung di lapangan dan
pengisian kuesioner. Perhitungan emisi karbon dilakukan berdasarkan Pedoman
Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) 2006. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa total emisi karbon di wilayah Utara UII mencapai 3.637,50
ton CO2eq per tahun, dengan Dusun Kimpulan di Wilayah A menjadi penyumbang
emisi terbesar, yakni sebesar 1.481,61 ton CO2eq per tahun.