<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perancangan Pusat Wisata Edukasi Minyak Kayu Putih dengan Optimalisasi Kenyemanan Termal

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Desa Bagendang, Sampit, Kotawaringin Timur, memiliki potensi melimpah dari sumber daya alam kayu galam yang belum dimanfaatkan secara maksimal, khususnya dalam produksi minyak kayu putih yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Kendala utama dalam pengembangan sektor ini adalah ketiadaan fasilitas produksi yang memadai serta minimnya tenaga ahli yang kompeten. Perancangan ini mengusulkan pusat wisata edukasi minyak kayu putih yang menggabungkan fungsi komersial dan edukatif sebagai upaya strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lokal sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Konsep perancangan terdiri dari dua zona utama, yaitu area komersial yang mencakup restoran, kafe, dan toko suvenir, serta zona learning factory yang memperlihatkan proses produksi minyak kayu putih mulai dari pencacahan hingga pengemasan, dengan pengalaman berupa pemberian minyak murni kepada pengunjung sebagai bagian dari edukasi langsung. Pendekatan optimalisasi kenyamanan termal diterapkan untuk menyesuaikan dengan iklim tropis setempat, guna menciptakan lingkungan yang nyaman dan mendukung aktivitas edukasi serta produksi secara efektif. Diharapkan, hasil perancangan ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam pengembangan ekonomi lokal sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam melalui sinergi edukasi dan produksi yang inovatif.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By