<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

PENGARUH PLACEMAKING DAN SENSE OF PLACE TERHADAP PERTUMBUHAN KOMUNITAS DI LAPANGAN PEMDA SLEMAN

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi fenomena Sense of Place di Lapangan Pemda Sleman dengan menitikberatkan pada pengalaman emosional, presepsi, dan identifikasi pengunjung terhadap tempat tersebut. Fokus utama penelitian adalah merinci bagaimana pengunjung merasakan dan mengartikan Lapangan Pemda Sleman sebagai ruang terbuka publik. Dalam hal pengalaman, hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunjung mendeskripsikan Lapangan Pemda Sleman sebagai lingkungan yang tenang dan mendukung untuk bersantai, terutama di bawah pohon beringin yang melingkari lapangan dan di sepanjang jalan di sekitarnya. Dari segi presepsi, lapangan ini dianggap menyerupai Alun-Alun Selatan Yogyakarta karena adanya beragam aktivitas seperti berdagang di pinggir jalan dan berolahraga, menciptakan atmosfer yang mirip dengan suasana Alun-Alun Selatan. Kehadiran pedagang lokal menambah dimensi keterikatan komunitas dengan lapangan. Identifikasi pengunjung lebih sering terkait dengan elemen elemen khas seperti pohon beringin yang menjadi ciri khas lapangan dan fasilitas olahraga di bagian timur lapangan. Hal ini membantu menciptakan identitas yang kuat dan mudah diingat bagi pengunjung. Secara keseluruhan, Sense of Place di Lapangan Pemda Sleman memberikan pengalaman positif dengan suasana yang mendukung relaksasi dan aktivitas komunitas. Keterkaitan dengan Alun-Alun Selatan Yogyakarta dan identifikasi yang kuat dengan elemen khas seperti pohon beringin memberikan makna khusus pada lapangan ini dalam persepsi pengunjung. Implikasi praktis dari temuan ini dapat membantu dalam pengelolaan dan pengembangan ruang terbuka publik yang lebih berarti dan memenuhi kebutuhan komunitas.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By