<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Pelayanan Home Care Dengan Tingkat Kepatuhan Dan Kontrol Tekanan Darah Pasien Hipertensi Di Puskesmas Wirobrajan Dan Puskesmas Mantrijeron Yogyakarta

dc.Identifier.NIM12613180
dc.contributor.advisorEndang Sulistiyowati N, M. Sc., Apt
dc.contributor.advisorMutiara Herawati, M. Sc., Apt
dc.contributor.authorDevi Permatasari
dc.date.accessioned2021-10-05T05:47:31Z
dc.date.available2021-10-05T05:47:31Z
dc.date.issued2016
dc.description.abstractHipertensi merupakan penyakit kronis yang berlanjut terus-menerus sepanjang usia dan dapat menyebabkan stroke, serangan jantung, gagal jantung dan menjadi penyebab utama gagal ginjal kronik serta menjadi faktor resiko utama penyebab kematian. Efektivitas terapi hipertensi dipengaruhi oleh kepatuhan pasien yang rendah karena kompleksitas regimen, kurangnya hubungan dengan petugas kesehatan, dan dosis yang digunakan tidak cukup kuat. Tingkat pengontrolan tekanan darah di dunia diperkirakan sekitar 50-58% dengan ketidakpatuhan pasien terhadap aturan penggunaan obat sebesar 30-55%. Pelayanan Home Care merupakan salah satu cara untuk mendampingi pasien hipertensi oleh apoteker dengan memberikan pelayanan kefarmasian di rumah dengan persetujuan pasien atau keluarganya. MMAS (Modified Morisky adherence Scale) merupakan metode awal untuk mengidentifikasi pasien dengan tingkat kepatuhan rendah, berbentuk kuesioner yang berisi delapan pertanyaan untuk mengukur laporan langsung dari pasien terkait pengobatan yang dijalaninya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pelayanan home care dengan tingkat kepatuhan dan kontrol tekanan darah pasien hipertensi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuasi-eksperimental prospektif. Tingkat kepatuhan pasien diukur dengan menggunakan kuesioner MMAS (Modified Morisky adherence Scale) dan kontrol tekanan darah diukur dengan mengukur tekanan darah. Analisis data diukur menggunakan metode SPSS. Penelitian ini melibatkan 61 pasien yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok Home Care (n=30) dan kelompok tidak Home Care (n=31). Analisis yang dilakukan dengan uji Chi Square menunjukkan adanya hubungan antara pelayanan Home Care dengan kepatuhan pengobatan dengan nilai p=0,002 (p<0,1) dan tekanan darah dengan nilai p=0,001 (p<0,1). Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pelayanan Home Care dengan kepatuhan pengobatan dan kontrol tekanan darah pasien hipertensi di Puskesmas Wirobrajan dan Puskesmas Mantrijeron Yogyakarta. Kata Kunci : hipertensi, kontrol tekanan darah, kepatuhan, Home Care, MMASen_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/32987
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjecthipertensien_US
dc.subjectkontrol tekanan darahen_US
dc.subjectkepatuhanen_US
dc.subjectHome Careen_US
dc.subjectMMASen_US
dc.titleHubungan Pelayanan Home Care Dengan Tingkat Kepatuhan Dan Kontrol Tekanan Darah Pasien Hipertensi Di Puskesmas Wirobrajan Dan Puskesmas Mantrijeron Yogyakartaen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Devi Permatasari 12613180.pdf
Size:
6.75 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections