<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Biosintesis Dan Karakterisasi Nanopartikel Emas Dari Isolat Bromelain Buah Nanas (Ananas Comosus L.Merr.) Sebagai Antioksidan

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar Belakang: Buah nanas mengandung senyawa utama yakni bromelain yang dapat berperan sebagai bioreduktor dalam pembentukan nanopartikel emas. Nanopartikel emas memiliki ukuran partikel 1-100 nm, relatif aman digunakan, memiliki stabilitas dan biokompatibiltas yang baik. Biosintesis nanopartikel menggunakan bromelain sebagai bioreduktor akan lebih baik dibandingkan menggunakan senyawa kimia, karena sederhana, murah, aman dan ramah lingkungan, serta dapat meningkatkan aktivitas antioksidan dari isolat bromelain. Tujuan: Melakukan biosintesis dan karakterisasi nanopartikel emas dengan pereduktor dari isolat bromelain buah nanas sebagai antioksidan. Metode: Biosintesis nanopartikel emas dilakukan dengan cara mencampurkan larutan isolat bromelain 10% dengan HAuCl4 dan ditambahkan PVA sebagai agen penstabil dibantu dengan ultrasonikasi. Karakterisasi nanopartikel emas meliputi observasi perubahan warna, pengamatan serapan panjang gelombang, ukuran partikel, morfologi nanopartikel emas, dan observasi gugus fungsi serta pengujian antioksidan dengan metode DPPH. Hasil: Nanopartikel emas dari isolat bromelain berubah warna dari bening kekuningan menjadi merah muda keunguan, memiliki panjang gelombang 525,20 nm dengan absorbansi 1,061. Ukuran partikel rata-rata 56,2 ± 1,09 nm dan nilai rata-rata polidispersitas indeks 0,509 ± 0,01. Morfologi nanopartikel emas isolat bromelain berbentuk segi empat, persegi panjang, bulat, segitiga dan tidak beraturan, gugus fungsi yang dihasilkan menunjukan bahwa nanopartikel emas mengandung senyawa bromelain dengan adanya ikatan –OH pada bilangan gelombang 3325,37 cm dan ikatan C=O pada bilangan gelombang 1634,51. Uji antioksidan dengan metode DPPH menunjukan nilai IC50 2,51 ppm dan dikategorikan ke dalam antioksidan sangat kuat. Kesimpulan: Isolat bromelain dapat menjadi agen bioreduktor yang baik dalam proses pembentukan nanopartikel emas, memiliki karakteristik yang baik, serta memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By