Perancangan Perbaikan Produktivitas Perusahaan Menggunakan Metode American Productivity Central Model (APCM) dan SWOT (Studi Kasus di Karoseri Kumala Jati Surakarta, Jawa Tengah)
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Pentingnya masalah produktivitas menyebabkan perhatian tertuju pada usaha pengukuran produktivitas, karena langkah avval dalam memngkatkan produktivitas adalah pengukuran tingkat produktivitas, kali ini penelitian dilakukan di Karoseri Kumala Jati, Surakarta, Jawa Tengah. Pada analisis hasil pengukuran tingkat produktivitas akan diketahui kekurangan yang ada. di mana selanjutnya kekurangan dapat diperbaiki. Perbaikan teriiadap kekurangan yang diamati dan hasil pengukuran tingkat produktivitas agar supaya mencapai tingkat produktivitas yang lebih tinggi. Analisis tingkat produktivitas mempakan salah satu cara yang efektif dan realistis dalam penenman altemafif strateei penisahaan di kemudian hari. Tingkat keberhasilan penisahaan tercermin pada pengukuran produktivitas yang tercapai. Dalam penelitian kali ini, peneliti ingin mencoba untuk melakukan pengukuran dengan menggunakan The American Productivity Central Model (APCM) serta Analisa SWOT yang bertujuan menganalisis dan merencanakan kinerja serta strategi penisahaan, sehingga dapat ikut mendukung usaha - usaha peningkatan produktivitas maupun profitabilitas perusahaan. Dari hasil penelitian serta evaluasi faktor internal maupun eksternal terhadap perusahaan selama dua tahun terakhir ini terjadi penurunan tingkat produktivitas di bawah standar, yang menjadi periode dasar adalah periode tahun 2004. Angka yang dihasilkan adalah 0.57% dan 10.97%. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan kurang menjaga tingkat produktivitasnya, sehingga diharapkan pada periode selanjutnya penisahaan dapat memfokuskan pada input-input yang dapat mempengaruhi tingkat produktivitas dan bukan hanya profitabilitas. Maka dan itu kebijakan-kebijakan yang harus segera dilakukan oleh perusahaan antara lain yairu penghematan dan pengoptimalan penggunaan kebutuhan energi dalam proses produksi, mengoptimalkan kebutuhan bahan baku, mengevaluasi tingkat harga jual dengan perkembangan dollar yang cenderung" fluktuatif serta perusahaan memperluas pangsa pasar dengan cara meningkatkan promosi.