<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi (Study Evaluasi KBK di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pekalongan)

dc.Identifier.NIM04913118
dc.contributor.authorSuyoto
dc.date.accessioned2026-02-04T07:17:17Z
dc.date.available2026-02-04T07:17:17Z
dc.date.issued2006
dc.description.abstractPenelitian Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) di Madrasah dimaksud untuk mengevaluasi pelaksanaan (implementasi) Kurikulum Berbais Kompetensi yang secara yuridis formal telah diberlakukan oleh pemerintah (Depdiknas) pada jalur, jenis dan jenjang pendidikan sejak tahun ajaran 2004/2005. Walaupun demikian, kondisi riil di lapangan, masih banyak sekolah Madrasah yang belum siap, diberi waktu untuk mempersiapkan pelaksanaan KBK selama tiga tahun ajaran 2007/2008, diharapkan semua jalur, jenis dan jenjang pendidikan telah melaksanakan KBK secara utuh dan menyeluruh. Subyek yang menjadi sampel penelitian ini adalah Madrasah Aliyah Negeri 2 Pekalongan, dengan alasan Pertama, Madrasah Aliyah Negeri 2 Pekalongan merupakan salah satu Madrasah Aliyah Negeri yang ada di kota Pekalongan, sehingga di anggap memiliki kelebihan terutama berkaitan dengan kesiapan melaksanakan KBK dalam proses pembelajarannya. Kedua, Madrasah Aliyah Negeri 2 Pekalongan juga merupakan salah satu Madrasah yang di jadikan sebagai Madrasah Model (unggulan) oleh pemerintah (dalam hal ini, Departemen Agama), sehingga ia diharapkan mampu memberikan contoh (model) dagi madrasah sekitar, termasuk dalam hal ini memberi contoh pelaksanaan KBK. Ketiga, secara faktual, KBK telah dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pekalongan sejak ajaran 2004/2005, sehingga perlu dilakukan penelitian yang bersifat evaluatif, untuk melihat, menilai dan mengidentifikasi masalah-masalah yang muncul dalam pelaksanaan KBK tersebut. Madrasah Aliyah Negeri 2 Pekalongan telah melaksanakan Kurikulum Berbasis Kompetensi yang secara yuridis formal telah dilaksanakan sejak tahun ajaran 2004/2005, dengan angka menunjukkan prosentase adalah Effektif. 15,49 %, Kurang Effektif: 67,06 % dan Tidak Effektif :17,48 %, sehingga melihat prosentase tersebut kurang effektif. Dalam melaksanakan Kurikulum Berbasis Kompetensi banyak masalah masalah yang di hadapi di antaranya; pembuatan perangkat pembelajaran, sistem penilaian, sehingga penyelenggara K BK semakin berat tanggung jawabnya. Solusi yang diberikan kepada Madrasah Aliyah Negeri 2 Pekalongan ialah program Kurikulum Berbasis kompetensi di laksanakan berusaha secara maksimal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan 1) Masukan/ informasi mengenai Implementasi KBK di Madrasah kepada lembaga / institusi (Departemen Agama), sehingga dapat diambil langkah-langkah perbaikan dan penyempurnaan pelaksanaan KBK, sehingga nantinya menjadi lebih baik dan effektif. 2) Informasi dan bahan masukan bagi guru mengenai desain pembelajaran, penyelenggaraan pembelajaran dan peningkatan profesionalisme guru, sehingga pembelajaran menjadi lebih baik dan effektif.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/60237
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectImplementasien_US
dc.subjectKurikulumen_US
dc.subjectKurikulum Berbasis Kompetensien_US
dc.titleImplementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi (Study Evaluasi KBK di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pekalongan)en_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
04913118.pdf
Size:
4.26 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: