<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Self-compassion dan Body Dissatisfaction pada Wanita Dewasa Awal Pengguna Sosial Media

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara self-compassion dan body dissatisfaction di kalangan wanita dewasa awal yang aktif menggunakan sosial media. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa paparan terhadap standar kecantikan yang sempurna di sosial media dapat meningkatkan body dissatisfaction. Akan tetapi, self-compassion dianggap sebagai faktor yang dapat melindungi dan mengurangi risiko tersebut dengan mendorong penerimaan diri yang lebih baik. Sebanyak 281 wanita berusia antara 18 hingga 25 tahun yang aktif menggunakan sosial media ikut serta dalam penelitian ini dan mengisi Skala Welas Diri (SWD) serta Body Shape Questionnaire (BSQ) 8C. Hasil analisis menggunakan korelasi Spearman menunjukkan bahwa self-compassion memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan body dissatisfaction (r = -0.271, p < 0.01), yang artinya semakin tinggi tingkat self-compassion, semakin rendah body dissatisfaction. Analisis tambahan menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan berdasarkan jenis platform sosial media yang digunakan atau seberapa sering menggunakan media tersebut. Temuan ini mendukung hasil penelitian sebelumnya dan menunjukkan bahwa mengembangkan self-compassion merupakan langkah penting dalam menurunkan body dissatisfaction, khususnya di kalangan wanita dewasa awal yang terpengaruh oleh standar tubuh ideal yang ada di sosial media.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By