Analisis Tingkat Kesejahteraan Petani Karet di Desa Bangun Rejo Kecamatan Sukakarya Kabupaten Musi Rawas
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Indonesia sebagai negara yang kaya sumber daya alam memiliki sektor perkebunan yang berperan penting dalam perekonomian, salah satunya komoditas karet (Hevea brasiliensis). Karet menjadi sumber pendapatan dan lapangan kerja bagi masyarakat, khususnya petani. Namun, tingkat
kesejahteraan petani karet masih perlu ditingkatkan melalui analisis faktor- faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh pendapatan, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, luas lahan, dan jumlah produksi terhadap tingkat kesejahteraan petani karet di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Sukakarya. Penelitian ini melibatkan 144 petani yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif dengan metode kuantitatif dan kualitatif, serta analisis regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan (p = 0,085), pengalaman kerja (p = 0,024), luas lahan (p = 0,027), dan jumlah produksi (p = 0,011) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan petani. Sementara itu, pendapatan (p = 0,466) tidak berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan petani. Temuan ini menunjukkan bahwa kepemilikan lahan sebagai sumber daya utama dalam usaha perkebunan memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Selain itu, tingkat pendidikan dan pengalaman kerja turut mendukung kemampuan petani dalam mengelola usaha perkebunan secara lebih efektif, sedangkan jumlah produksi mencerminkan tingkat produktivitas usaha tani yang dijalankan. Dengan demikian, luas lahan, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, dan jumlah produksi menjadi faktor utama yang dapat mendorong peningkatan kesejahteraan petani karet di Desa Bangun Rejo.