Analisis Pengaruh Penggunaan Abu Batu Sebagai Substitusi Parsial Agregat Halus Terhadap Karakteristik Beton Pada Mutu 30 Mpa (Influence Of Stone Dust As A Substitution Partial Of Fine Aggregate On The 30 Mpa Concrete)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Agregat halus atau pasir merupakan material yang harus ada dalam proses setiap pembangunan konstruksi. Melihat pembangunan konstruksi di Indonesia saat ini sangatlah maju dan berkembang. Sehingga akan meningkatkan permintaan material bangunan secara besar-besaran digunakan untuk pembangunan konstruksi. Hal ini berujung pada keterbatasan pasir untuk penggunaan material konstruksi. Oleh karena itu, perlu adanya alternatif untuk mencari pengganti sebagian pasir tersebut. Salah satu alternatifnya adalah pemanfaatan dari limbah industri pemecehan batu yang berupa abu batu. Dalam penelitian ini perencanaan campuran beton menggunakan standar beton normal (SNI 03-2834-2000) dengan kuat tekan rencana 30 MPa ditambahkan abu batu sebagai pengganti sebagian agregat halus (pasir) dan superplasticizer berjenis sika viscocrete 3115N sebesar 0,4% dari berat semen. Variasi penambahan abu batu yang digunakan sebesar 0%, 10%, 20%, dan 30% terhadap berat pasir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik beton dari pengujian kuat tekan, kuat tarik, modulus elastisitas, penyerapan air, dan berat volume beton dengan benda uji silinder serta kuat lentur beton dengan benda uji balok. Pengujian dilakukan setelah umur beton mencapai 28 hari. Penelitian yang dilakukan menunjukkan nilai persentase tertinggi pada abu batu sebesar 20% dengan penambahan viscocrete 3115N sebesar 0,4%. Pada pengujian kuat tekan didapatkan nilai tertinggi sebesar 33,52 MPa, kuat tarik dengan nilai sebesar 2,91 MPa, dan kuat lentur dengan nilai sebesar 3,90 MPa. Pada pengujian penyerapan air menunjukkan persentase abu batu 30% memiliki nilai penyerapan air tertinggi sebesar 2,13%. Pada berat volume menunjukkan nilai berat volume beton menurun hal ini disebabkan berat jenis dari abu batu lebih kecil dibandingkan agregat halus sehingga mempengaruhi nilai berat volume.