<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Evaluasi Inventory pada Permintaan dan Lead Time Probabilistik Bahan Baku Furniture Daerah Kepulauan Buton (Studi Kasus IKM CV. Simaluy)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Authors

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Persediaan sangat penting dalam sebuah bisnis. Ketersediaan inventory dapat berdampak pada semua operasi perusahaan secara keseluruhan. Manajemen persediaan atau lebih sering dikenal sebagai persediaan, melibatkan semua perencanaan dan pengendalian tingkat persediaan bahan baku, komoditas yang digunakan dalam produksi, dan barang jadi untuk memastikan bahwa ada cukup persediaan. Ketika persediaan bahan baku perusahaan melebihi kebutuhannya, biaya pemeliharaan dan penyimpanan akan meningkat, dan akan ada bahaya jika bahan baku yang disimpan rusak atau tidak layak pakai. Proses pengendalian persediaan di CV Simaluy dilakukan secara manual tanpa mempertimbangkan data masa lalu. Pembelian dilakukan melebihi kebutuhan perusahaan sehingga mengakibatkan adanya penumpukan digudang, dan terkadang kurang dalam melakukan pemesanan kebutuhan serta didukung dengan adanya keterlambatan dalam kedatangan bahan baku pesanan mengakibatkan keterlambatan dalam menyelesaikan produk pesan konsumen. Data history CV simaluy selama kurun waktu bulan Januari 2021 sampai dengan bulan Desember 2022 telah melakukan pemesanan sebanyak 32 kali pembelian untuk produk sanding sealer dan 34 kali pembelian untuk produk clear gloss. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan titik ROP dan EOQ serta mencari penghematan dari total biaya dengan menggunakan simulasi Monte Carlo. Berdasarkan dari hasil penelitian dengan menggunaan metode ABC diperoleh 2 produk yang diprioritaskan pada kelas A yaitu sanding sealer dan clear gloss yang pembelian produknya mesti dilakukan di luar daerah. Perhitungan dengan menggunan simulasi monte carlo diperoleh penghematan total biaya sebesar Rp. 8.571.741 (efisiensi sebesar 11 %) untuk produk sanding sealer dengan titk ROP sebesar 12 Pcs dan EOQ 45 Pcs. Dan utnuk produk clear gloss diperoleh penghematan biaya sebesar Rp. 9.069.383 atau efisiensi sebesar 14 % denga titik ROP yaitu 14 Pcs dan EOQ sebesar 45 Pcs.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By