<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Bonus Berdasarkan Penilaian Kinerja Karyawan dengan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi, semakin bertambah pula kemampuan komputer dalam membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan diberbagai bidang. Di antaranya sistem pendukung keputusan berbasis komputer atau dikenal sebagai Computer Based Decision Support System. Sistem ini adalah suatu sistem berbasis komputer yang merupakan salah satu aplikasi dari sistem informasi, dirancang untuk meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan dalam memecahkan masalah. Setiap organisasi atau badan usaha pasti melakukan pemberian gaji kepada para karyawannya. Selain pemberian gaji, setiap organisasi atau badan usaha biasanya akan memberikan bonus kepada para karyawannya untuk meningkatkan produktivitas kerja para karyawan. Pembayaran upah dengan sistem bonus adalah upah tambahan yang diterima oleh para pekerja di samping upah tetap, untuk merangsang pekerja supaya lebih baik dan sesuai dengan yang diharapkan. Besar bonus akan tergantung dari keuntungan yang diterima perusahaan. Untuk itu setiap organisasi atau badan usaha yang telah menggunakan sistem informasi berbasis komputer dalam kegiatan usahanya perlu menerapkan sistem pendukung keputusan bagi pihak pengambil keputusan di perusahaan dalam melakukan pemberian bonus kepada karyawannya. Aplikasi ini menggunakan metode Analitical Hierarchy Process, yang merupakan salah satu metode turunan dari sistem pendukung keputusan. Aplikasi ini menerima masukan berupa nilai-nilai matriks berpasangan antara kriteria dan alternatif yang telah dipilih oleh pengguna kemudian diproses. Pada pemrosesan dilakukan perhitungan hingga didapatkan suatu hasil yang dinamakan hasil prioritas global.Dari prioritas global inilah dapat dilihat karyawan yang mcmiliki nilai prioritas global tertinggi dan akhirnya dapat ditentukan karyawan yang berhak memperoleh bonus yaitu karyawan dengan nilai prioritas global tertinggi.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By