Analisis Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Antibiotik Berdasarkan Klasifikasi Aware Pada Pasien Sepsis dan Syok Sepsis di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang : Sepsis dan syok sepsis merupakan keadaan darurat medis yang harus segera ditangani. Pemberian antibiotik adalah salah satu tatalaksana mendasar pada kedua masalah medis tersebut. Kemenkes RI telah mengikuti kebijakan WHO dengan mengembangkan sistem klasifikasi AWaRe sebagai Upaya untuk meningkatkan kualitas penggunaan antibiotik. Tujuan : Untuk mengetahui profil penggunaan antibiotik dan faktor-faktor yang memiliki hubungan dengan penggunaan antibiotik berdasarkan klasifikasi AWaRe pada pasien sepsis dan syok sepsis di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dengan pengambilan data secara retrospektif dari rekam medik pasien rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dengan diagnosa sepsis dan syok sepsis pada tahun 2023. Antibiotik yang diberikan kepada pasien dikelompokkan berdasarkan klasifkasi AWaRe dari Kemenkes RI. Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan antibiotik kategori AWaRe dilakukan dengan metode Chi-Square. Hasil : Terdapat sebanyak 126 pasien yang dimasukkan dalam penelitian ini dengan 51% diantaranya adalah perempuan, dan 60% berusia diatas 60 tahun. Terdapat 16 jenis antibiotik yang digunakan dengan distribusi kuantitas penggunaan berdasarkan klasifikasi AWaRe adalah kelompok access sebanyak 1,8%, watch 98%, dan reserve 0,2%. Kesimpulan : Kelompok watch adalah antibiotik yang paling banyak digunakan. Analisis menggunakan metode Chi-Square menunjukkan variabel yang memiliki hubungan dengan pemberian antibiotik adalah umur, diagnosa, dan pembiayaan. (p <0.05).