<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pra Rancangan Pabrikordinary Portland Cement (OPC) Dengan Dry Process Kapasitas 2.000.000 Ton/Tahun

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

ndonesia adalah negara ke 13 terluas di dunia dengan total luas wilayah 1.919.440 km 2 dimana pembangunan yang ada di Indonesia dapat dikatakan tidak merata, oleh karena itu pemerintah berencana untuk melakukan pemindahaan ibu kota yang mana diharapkan terjadi pemerataan di bidang ifrasturktur. Prarancangan pabrik Ordinary Cement (OPC) direncanakan didirikan agar dapat memenuhi konsumsi semen dalam negeri yang bertambah seiring berjalannya program pemerintah memfokuskan pembangunan dibagian infrastruktur. Produsen semen sangat dibutuhkan dalam jumlah besar agar mendukung pembangunan yang direncanakan oleh pemerintah. Pabrik semen ini direncanakan didirikan di kecamatan montong kabupaten tuban provinsi jawa timur dengan kapasitas 2 juta ton per tahun dengan luas 7,5 ha dengan lahan perluasan 7,5 ha. Secara umum proses pembuatan semen dengan proses kering dibagi atas 5 tahap meliputi : (1) Penyedian bahan baku (2) Persiapan bahan baku (3) Pembakaran dan Pendinginan (4) Penggilingan (5) pengemasan. Pabrik ini menggunak an bahan bakar batubara jenis lignit untuk mencapai temperature proses pembakaran di dalam kiln. Proses kering dipilih karena keuntungan proses kering yang membutuhkan tanur yang relative lebih pendek. Panas yang dibutuhkan rendah, sehingga bahan bakar yang digunakan relatif lebih sedikit dan kebutuhan air yang sedikit dengan kapasitas produksi lebih besar. Bentuk organisasi pada prarancangan pabrik Ordinary Portland Cement ini ialah Perseroan Terbata (PT). kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 170 orang dengan waktu kerja 330 hari per tahun. Hasil analisa ekonomi yang diperoleh, Fixed Capital Investmen = Rp 628.907.196.458,85 ROI sebelum pajak 93% dan ROI setelah pajak 47%, 11 bulan POT sebelum pajak dan 1,8 tahun POT setelah pajak, 17,73% BEP, 10,14 SDP, 12,82 Interest Rate

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By