<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Rumah Susun Bagi Kaum Migran Pinggir Kali Studi Kasus Karakteristik Penghuni di Kali Gajah Wong Yogyakarta Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Rumah susun adalah bangunan tempat tinggal yang terdiri dari beberapa unit tempat tinggal dengan fasilitas penunjang yang berada di luar unit biasanya menjadi satu dengan tingkat privacy yang rendah. Keberadaan rumah susun di lingkungan perkotaan mempunyai beberapa manfaat, antara lain :

  • Umum : - Mendukung tercapainya iklim yang baik bagi lingkungan urban padat, hingga relevan dengan pola perencanaan modern perkembangan kota secara keseluruhan.
  • Khusus : - Meningkatkan efesiensidan efektifitas bangunan
  • Meningkatkan efesiensi dan efektivitas prasarana
  • Pola hidup dan kehidupan yang lebih praktis dan dinamis. Rumah yang memberikan pengertian "Terbatas" dalam artian tingkat privacy yang/dari penghuninya dibatasi oleh adanya standarisasi/aturan pemakai di dalam pola kehidupannya. Beberapa jenis rumah susun dapat dibagi menurut:
  • Rumah susun kaum buruh/karyawan swasta Sebagai suatu fasilitas perumahan/tempat tinggal bagi buruh/karyawan swasta dari suatu industri atau instansi.
  • Rumah susun untuk/milik jawatan/instansi pemerintah. Dibangun atas prakarsa pemerintah sebagai fasilitas tempat tinggal bagi karyawan pemerintah. Menurut kemampuan ekonomi penghuninya :
  • Lowvcost Apartemen, untuk golongan masyarakat berpendapatan rendah.
  • Middle Apartemen, untuk golongan masyarakat berpendapatan sedang.
  • Luxury Apartemen, untuk golongan masyarakat berpendapatan tinggi. Rumah susun merupakan bentuk hunian masa depan, terutama untuk kota-kota besar. Membangun secara vertikal dapat mencegah dan menghindari terjadinya pelebaran kota yang dapat mengakibatkan kota menjadi mahal, seperti yang selama ini terjadi pada beberapa kota di Indonesia. Jakarta menyambung dengan Bekasi dan Tanggerang. Kota menjadi mahal karena membutuhkan prasarana dan jaringan utilitas kota yang lebih panjang. Rumah susun juga merupakan usaha untuk mengatasi masalah penyedian rumah yang layak huni bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah di kawasan perkotaan yang cenderung menempati kawasan kumuh. Dimana dapat dikatakan bahwa pemukiman kumuh menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kebijakan pemerintah.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By