Kantor Biro Konsultan Arsitektur Terpadu Eksplorasi Karakteristik Gaya Arsitektur Modern-Minimalis
| dc.Identifier.NIM | 01512120 | |
| dc.contributor.advisor | Muhammad Iftironi | |
| dc.contributor.author | Boby Surya Saputra, 01512120 | |
| dc.date.accessioned | 2020-09-18T03:34:21Z | |
| dc.date.available | 2020-09-18T03:34:21Z | |
| dc.date.issued | 2006 | |
| dc.description.abstract | Arsitektur...arsitektur dahulu dikenal hanya sebagai ilmu merancang bangunan, yang kemudian berkembang menjadi bagaimana perancang bangunan dapat mempelajari dari mulai tata cara menggambar bangunan sampai tata cara meletakkan konstruksi pada bangunan dengan benar, dengan standard-standard yang ada. Seiring dengan perkembangan pengetahuan manusia mengenai arsitektur, sampai sekarang sampai detik ini pun arsitektur masih mengalami beberapa deformasi lingkup, yang tadinya seorang arsitek hanya membahas tentang aspek konstruksi ataupun bahan apa yang akan mereka gunakan dalam bangunannya, namun sekarang arsitek dituntut untuk juga bisa memperhitungkan aspek gaya [ style ]. Karena arsitektur sekarang bukan lagi hanya dianggap sebagai suatu ilmu pasti saja namun arsitektur adalah bagian dari seni merancang bangunan, sungguh dahsyat perkembangan seni arsitektur ini, dapat kita rasakan perkembangaan gaya arsitektur ini dari dahulu mulai art deco, neoklasik sampai sekarang yang mulai dikenal arsitektur gaya deconstruksi dimana struktur tidaklah lagi membatasi seorang arsitek dalam menentukan gaya /style bangunannnya. Gaya-gaya dalam arsitektur ini dapat juga dijadikan style seorang arsitek dalam setiap merancang bangunan, contoh seorang arsitek Mies Van de Rohe beliau menggunakan konsep gaya arsitektur minimalis, zaha haditz beliau menggunakan konsep gaya arsitektur doconstruksi dan masih banyak lagi, dalam hal ini gaya arsitektur juga dapat berkembang sejalan dengan perkembangan zaman, suatu zaman dikatakan berkembang juga dapat dilihat dari gaya arsitekturnya. Unsur pembentukan gaya arsitektur ini dapat dibentuk dari berbagai macam segi pembentuk bangunan itu sendiri, contoh dari unsur bentuk fasad jenis konstruksi, jenis bahan, dll. Indonesia sendiri sekarang perkembangan arsitekturnya juga sudah sejalan dengan perkembangan arsitektur dunia, hal ini yang mendasari sekarang muncul berbagai macam biro-biro konsultan arsitektur yang menawarkan berbagai macam gaya-gaya arsitektur sebagai dasar perancangannya. Khususnya di Yogyakarta sendiri biro-biro konsultan ini sangat merebak dimana-mana sehingga diperlukan suatu wadah dimana disitu klien dapat dengan mudah mengetahui sekaligus terjun langsung dalam memilih gaya arsitektur sampai pemilihan bahan bangunan apa yang dia kehendaki untuk bangunannya. | en_US |
| dc.identifier.uri | http://repository.uii.ac.id/handle/123456789/24055 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Kantor Biro Konsultan | en_US |
| dc.subject | Arsitektur Terpadu | en_US |
| dc.subject | Eksplorasi Karakteristik | en_US |
| dc.subject | Gaya Arsitektur Modern-Minimalis | en_US |
| dc.title | Kantor Biro Konsultan Arsitektur Terpadu Eksplorasi Karakteristik Gaya Arsitektur Modern-Minimalis | en_US |