<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Peramalan Harga Saham Perusahaan Energi Baru Terbarukan (EBT) menggunakan LSTM (Studi Kasus : Saham PT Kencana Energi Lestari Tbk, PT Barito Renewables Energy Tbk, dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Energi Baru Terbarukan (EBT) telah menjadi fokus utama dalam upaya global untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mengatasi perubahan iklim. Perusahaan-perusahaan di sektor EBT telah menjadi pemain utama di pasar keuangan, dengan investasi dalam saham perusahaan EBT yang memiliki potensi keuntungan tinggi, tetapi juga memiliki risiko yang cukup besar. Penggunaan metode LSTM, sebuah jaringan saraf tiruan, telah muncul sebagai alat yang kuat dalam memodelkan dan meramalkan harga saham dengan akurat. Penelitian ini juga menyoroti dampak positif perdagangan bursa karbon di Indonesia terhadap perusahaan EBT seperti PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN), PT Pertamina Geothermal Tbk (PGEO), dan PT Barito Pacific Tbk (BREN). Meskipun telah banyak penelitian tentang peramalan harga saham, penelitian ini mengisi celah pengetahuan dengan fokus pada perusahaan EBT dan penggunaan metode LSTM, yang berpotensi membantu para pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan investasi yang lebih baik di masa depan. Hasil penelitian dengan metode LSTM menggunakan perbandingan data training dan data testing sebesar 80:20 dengan variabel epoch menentukan jumlah iterasi pelatihan, dan variabel batch size menentukan frekuensi pembaruan bobot dalam setiap epoch yang bervariansi dan optimal. Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan metrik MAPE pada data training dan testing, model terbaik untuk memprediksi harga saham dipilih dengan mempertimbangkan keseimbangan antara performa pada kedua data tersebut agar dapat memastikan kemampuan generalisasi yang optimal. Model terbaik untuk saham KEEN diperoleh dengan batch size 64 dan epoch 300, menghasilkan MAPE 0,36%, yang menunjukkan akurasi sangat baik. Untuk saham BREN, konfigurasi optimal adalah batch size 32 dan epoch 300, dengan MAPE 3,59%, mencerminkan keseimbangan antara akurasi dan kemampuan belajar. Sementara itu, pada saham PGEO, konfigurasi terbaik adalah batch size 16 dan epoch 50, dengan MAPE 0,97%, yang menunjukkan performa prediksi yang sangat baik.Untuk Saham KEEN dan BREN Saham Mengalami Kenaikan pada 30 Hari Kedepan dan untuk Saham PGEO mengalami naik turun di kisaran harga yang sama atau cenderung bergerak mendatar.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By