<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perbedaan Burnout Berdasarkan Karakter Demografi pada Perawat di RSUD Ambarawa

dc.Identifier.NIM03320239
dc.contributor.authorNoor, Abdillah
dc.date.accessioned2026-07-20T06:37:38Z
dc.date.available2026-07-20T06:37:38Z
dc.date.issued2008
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat burnout yang dialami perawat di RSUD Ambarawa dan untuk mengetahui perbedaan burnout yang dialami perawat berdasarkan karakteristik demografis perawat di RSUD Ambarawa. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian adalah ada perbedaan tingkat potensi burnout berdasarkan jenis kelamin pada perawat di lingkungan RSUD Ambarawa. Diduga pria lebih tinggi potensi burnout-nya dibandingkan wanita. Ada perbedaan tingkat potensi burnout berdasarkan status perkawinan pada perawat di lingkungan RSUD Ambarawa. Diduga perawat yang belum kawin lebih tinggi potensi burnout-nya dari pada perawat yang sudah kawin. Ada perbedaan tingkat potensi burnout berdasarkan masa kerja pada perawat di lingkungan RSUD Ambarawa. Diduga perawat yang masa kerjanya kurang dari lima tahun lebih tinggi potensi burnout-nya dibandingkan perawat yang memiliki masa kerja lebih dari lima tahun. Subyek penelitian berjumlah 60 orang yang dipilih menggunakan Purposive Sampling. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Total Sampling yaitu semua populasi perawat yang ada di RSUD Ambarawa diambil sebagai responden. Alat ukur penelitian burnout disusun berdasarkan Maslach Burnout Inventory (MBI) kemudian dikembangkan sendiri oleh peneliti yang berisi 50 pertanyaan berdasarkan tiga aspek burnout dari Maslach dan Jackson (Gibson, 2003). Data penelitian dianalisis dengan t-test dan perhitungan dilakukan dengan program SPSS for Windows versi 16.00. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan burnout berdasarkan jenis kelamin perawat (t hitung = -1,453; p = 0,152). Tidak ada perbedaan burnout berdasarkan status perkawinan (t hitung = -0,601; p = 0,172). Tidak ada perbedaan burnout berdasarkan masa kerja (t hitung = 1,746; p = 0,592). Hal ini berarti tidak terdapat perbedaan tingkat burnout berdasarkan karakteristik demografi perawat yang terdapat di RSUD Ambarawa.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/64618
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectBurnouten_US
dc.subjectKarakteristik Demografien_US
dc.subjectPerawaten_US
dc.subjectRSUD Ambarawaen_US
dc.titlePerbedaan Burnout Berdasarkan Karakter Demografi pada Perawat di RSUD Ambarawaen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
03320239.pdf
Size:
7.11 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections