<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

PENGARUH LAMA PENYIMPANAN EKSTRAK TERHADAP KADAR PINOSTROBIN DALAM EKSTRAK ETANOL TEMUKUNCI (Kaemferia pandurata, Roxb)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

DOI

Abstract

Ekstrak adalah sediaan pekat yang diperoleh dengan mengekstraksi zat aktif dari simplisia. Ekstrak tumbuhan obat yang dibuat dari simplisia, dapat digunakan sebagai bahan awal, bahan antara atau bahan produk jadi. Untuk itu ekstrak yang dibuat harus memenuhi standar mutu, salah satunya adalah penyimpanan ekstrak. Salah satu ekstrak tanaman yang banyak dimanfaatkan dalam dunia kedokteran dan industri yaitu tanaman temukunci (Kaemferia pandurata, Roxb), yang mengandung senyawa aktif pinostrobin. Laboratorium Biologi Farmasi FMIPA UII merupakan laboratorium yang melakukan proses ekstraksi bahan alam sehingga banyak penelitian tentang ekstrak tanaman obat. Keterbatasan alat menyebabkan ekstrak yang dihasilkan tidak tersimpan semestinya. Penelitian ini diharapkan dapat mengetahui pengaruh lama penyimpanan ekstrak terhadap kadar senyawa pinostrobin dalam ekstrak etanol temukunci (Kaemferia pandurata, Roxb). Data yang diperoleh dari penelitian ini berupa profil KLT dan hasil pengukuran sampel dan standar pinostrobin yang dibaca menggunakan TLC Densitometer. Perhitungan kadar pinostrobin menggunakan persamaan regresi linear dengan rumus Y =a +bx.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By