<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Aktivitas Sitotoksik Jamur Endofit Phomopsis Sp. Galur Pcl-y-25 Dan Pcl-o-38 Yang diisolasi dari Peronema Canescens Jack Pada Sel Kanker A549, Mg-63, dan Hela

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang : Kanker paru-paru, serviks, dan osteosarkoma memiliki angka kematian tinggi, sehingga dibutuhkan agen sitotoksik baru yang lebih selektif. Jamur endofit Phomopsis sp. berpotensi menghasilkan senyawa bioaktif antikanker. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas sitotoksik ekstrak etil asetat jamur endofit Phomopsis sp. galur PCL-Y-25 dan PCL-O-38 yang diisolasi dari tanaman Peronema canescens Jack pada sel kanker paru A549, osteosarkoma MG-63, dan serviks HeLa, serta uji selektivitas pada sel normal fibroblas HDFa. Metode : Aktivitas sitotoksik dari ekstrak etil asetat jamur endofit akan dianalisis menggunakan metode MTT dengan mengukur nilai IC50 sebagai indikator potensi sitotoksik terhadap sel kanker target. Penelitian ini diharapkan dapat menunjukkan adanya efektivitas ekstrak etil asetat jamur endofit Phomopsis sp. galur PCL-Y-25 dan PCL-O-38 sebagai agen sitotoksik. Hasil : Ekstrak etil asetat Phomopsis sp. galur PCL-Y-25 dan PCL-O-38 menunjukkan aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker serviks HeLa, dengan nilai IC50 masing-masing sebesar 54,88 μg/mL dan 124,75 μg/mL, serta nilai SI sebesar 327,27 dan 3.539,17. Sementara itu, terhadap sel kanker paru A549 dan osteosarkoma MG-63, kedua galur tidak menunjukkan aktivitas sitotoksik yang signifikan (IC50 >500 μg/mL). Nilai SI yang diperoleh menunjukkan potensi selektivitas terhadap sel kanker terhadap sel normal HDFa. Kesimpulan : Ekstrak etil asetat jamur endofit Phomopsis sp. galur PCL-Y-25 dan PCL-O-38 menunjukkan potensi sitotoksik yang selektif terhadap sel kanker serviks HeLa, namun tidak menunjukkan aktivitas signifikan terhadap sel kanker paru A549 maupun osteosarkoma MG-63. Temuan ini mendukung potensi kedua galur sebagai sumber alami agen sitotoksik selektif dan penting untuk ditindaklanjuti melalui isolasi senyawa aktif dan eksplorasi mekanisme kerjanya.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By