Pengaruh Diet Rendah Karbohidrat dalam Perbaikan Infertilitas pada Wanita dengan Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS): A Scoping Review
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) adalah gangguan endokrin reproduksi yang paling umum pada wanita. Resistensi insulin, hiperinsulinemia, dan hiperandrogenisme, dalam kombinasi dengan disfungsi hipotalamus-hipofisis, menyebabkan disfungsi ovarium lebih lanjut yang dapat menyebabkan anovulasi dan infertilitas. Mengurangi kadar insulin melalui diet dapat menjadi pilihan penanganan non farmakologis pada wanita PCOS. Tujuan penulisan scoping review ini adalah untuk mengkaji pengaruh diet rendah karbohidrat dalam perbaikan infertilitas pada wanita dengan PCOS. Metode: Penelitian ini berbasis kajian literatur yang diekstraksi dari 9 search engine meliputi Pubmed, ScienceDirect, SpringerLink dan lainnya dengan rentan tahun publikasi 2012-2022. Seleksi artikel mengacu pada PRISMA-ScR. Hasil: Proses pencarian awal melibatkan 922 jurnal dengan hasil seleksi akhir sebanyak 5 jurnal. Parameter perbaikan hormon kesuburan yang ditelaah adalah testosteron dan sex hormone binding globulin (SHBG). Terdapat dua jurnal dengan intervensi sejumlah jenis diet rendah karbohidrat yang menunjukkan hasil signifikan pada perbaikan testosteron, serta tiga jurnal dengan hasil signifikan pada perbaikan SHBG. Kesimpulan: Diet rendah karbohidrat berpotensi untuk memperbaiki infertilitas pada wanita PCOS. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa durasi keseluruhan penelitian pada referensi final tidak lebih dari 6 bulan. Sehingga penting untuk memperhatikan durasi diet dan efek lainnya dari sejumlah jenis diet tersebut.