<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Aktivitas Anti-Angiogenesis Ekstrak Petroleum Eter dan Metanol Herba Rumput Teki (Cyperus rotundus L.) pada Membran Korioalantois Embrio Ayam yang Diinduksi Basic Fibroblast Growth Factor

dc.Identifier.NIM10613296
dc.contributor.authorSilmi, Hira Nur
dc.date.accessioned2026-08-03T03:47:35Z
dc.date.available2026-08-03T03:47:35Z
dc.date.issued2014
dc.description.abstractPada saat tumor (kanker) memiliki ukuran tertentu (diameter 1 sampai 2 mm) maka suplai darah tidak mencukupi sehingga pembuluh-pembuluh darah baru harus dirangsang pertumbuhannya agar tumor tetap bertahan dan berkembang. Pertumbuhan pembuluh darah baru disebut angiogenesis. Basic fibroblast growth factor (bFGF) merupakan salah satu faktor angiogenik yang menginduksi angiogenesis. Herba rumput teki dilaporkan memiliki aktivitas antiproliferasi terhadap sel kanker dan menginduksi apoptosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan aktivitas ekstrak petroleum eter dan metanol herba rumput teki pada membran korioalantois (CAM) embrio ayam yang diinduksi bFGF. Herba rumput teki dimaserasi menggunakan pelarut petroleum eter dan metanol. Pada penelitian ini digunakan 9 kelompok yang terdiri dari 3 kelompok kontrol dan 6 kelompok perlakuan. Kelompok kontrol meliputi kontrol paper disc, kontrol bFGF dan kontrol bFGF + DMSO 0,8 %. Kelompok perlakuan terdiri dari kelompok ekstrak petroleum eter dengan konsentrasi 50 μg/mL, 100 μg/mL, dan 200 μg/mL serta kelompok ekstrak metanol dengan konsentrasi 50 μg/mL, 100 μg/mL, dan 200 μg/mL. Uji anti- angiogenesis dilakukan dengan pemberian ekstrak pada telur ayam berumur 9 hari dan kemudian diinkubasi selama 72 jam pada suhu 37,5°C. Pertumbuhan pembuluh darah baru pada CAM diamati secara makroskopik dan dihitung. Hasil persentase penghambatan angiogenesis yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Independent T-Test. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak metanol pada konsentrasi 50 μg/mL, 100 μg/mL dan 200 μg/mL mempunyai persentase penghambatan angiogenesis sebesar 40,73%, 50,33%, dan 59,60% sedangkan pada ekstrak petroleum eter dengan konsentrasi 50 μg/mL, 100 μg/mL dan 200 μg/mL didapatkan hasil sebesar 44,70%, 50%, dan 71,52%. Ekstrak petroleum eter pada konsentrasi 200 μg/mL mampu memberikan persentase penghambatan angiogenesis terbesar diantara kelompok uji lainnya dengan nilai persentase sebesar 71,52%.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/65445
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectangiogenesisen_US
dc.subjectherba rumput teki (Cyperus rotundus L.)en_US
dc.subjectmembran korioalantoisen_US
dc.titleAktivitas Anti-Angiogenesis Ekstrak Petroleum Eter dan Metanol Herba Rumput Teki (Cyperus rotundus L.) pada Membran Korioalantois Embrio Ayam yang Diinduksi Basic Fibroblast Growth Factoren_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 2 of 2
Loading...
Thumbnail Image
Name:
10613296.pdf
Size:
2.7 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
10613296 Naskah Publikasi.pdf
Size:
230.14 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections