<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Faktor-Faktor Yang Paling Mempengaruhi Kesuksesan BIM Untuk IPD Studi Kasus: Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri Universitas Gadjah Mada

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Istilah metode project delivery tradisional muncul karena berkembangnya metode project delivery yang selalu berinovasi sehingga menciptakan metode baru. Metode project delivery tradisional yang sudah ada ternyata masih menimbulkan hasil yang kurang optimal. Berkembanglah model metode baru salah satunya integrated project delivery yang diharapkan dapat mengoptimalkan hasil proyek dengan mengurangi resiko keterlambatan dengan mengintegrasikan orang, sistem, struktur bisnis, dan praktik ke dalam proses yang secara kolaboratif sehingga semua pihak sudah terlibat proyek sedari awal. Meskipun dimungkinkan untuk mencapai integrated project delivery tanpa BIM (Pemodelan Informasi Bangunan), penelitian ini bertujuan untuk mencari faktor atau kriteria apa saja yang paling mempengaruhi keberhasilan BIM. Selain untuk mengetahui faktor yang paling mempengaruhi BIM, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara metode tradisional menggunakan software BIM dan metode IPD dengan BIM yang mana yang paling optimal menggunakan BIM dan dari segi kualitas mana yang mengalami perubahan signifikan. Hasil dari peneltian ini adalah terdapat lima faktor yang paling mempengaruhi kesuksesan BIM dan kualitas yang paling mengalami perubahan signifikan yaitu dari segi waktu yang terkait dengan BIM schedule.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By