Hubungan antara Efikasi Diri dalam Bekerja di Tempat Terpencil dengan Stres Kerja Karyawan
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara efikasi dalam bekerja di tempat terpencil dengan stres kerja karyawan. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan yang negatif antara efikasi dalam bekerja di tempat terpencil dengan stres kerja karyawan. Semakin tinggi efikasi dalam bekerja di tempat terpencil maka semakin rendah stres kerja karyawan. Sebaliknya, semakin rendah efikasi dalam bekerja di tempat terpencil maka semakin tinggi stres kerja karyawan.Subyek dalam penelitian ini adalah karyawan PT. PERTAMINA EP Sangatta, Kalimantan Timur. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah skala stres kerja karyawan yang berjumlah 27 item yang mengacu pada aspek-aspek stres kerja yang dikemukakan robins (2001), dan skala efikasi dalam bekerja di tempat terpencil yang berjumlah 27 item yang mengacu pada aspek-aspek efikasi yang dikemukakan oleh Bandura (1977).Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan analisis korelasional dengan fasilitas program SPSS versi 12.0 for windows untuk menguji apakah ada hubungan antara efikasi dalam bekerja di tempat terpencil dengan dengan stres kerja karyawan. Hasil analisis korelasi dari Spearman antara efikasi dalam bekerja di tempat terpencil dengan stres kerja menghasilkan koefisien korelasi ($r$) sebesar -0,184 dengan $p = 0,097$ sehingga $p > 0,05$. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara efikasi dalam bekerja di tempat terpencil dengan stres kerja. Hasil analisis data ini menunjukkan bahwa hipotesis yang dikemukakan oleh peneliti ditolak.