<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Evaluasi Kualitas Bangunan Rumah Tinggal yang dibangun oleh Pelaksana Orang Perorangan

dc.Identifier.NIM19511182
dc.contributor.authorWahyudi, Septrian
dc.date.accessioned2024-11-07T01:30:18Z
dc.date.available2024-11-07T01:30:18Z
dc.date.issued2024
dc.description.abstractDi Indonesia, aturan terkait dengan pemilik dan kualitas bangunan diatur dalam Undang- Undang tentang bangunan gedung. Meskipun peraturan membolehkan orang perorangan melaksanakan Pembangunan, kualitas bangunan yang baik masing jarang ditemui. Manajemen Pembangunan yang efektif memainkan peran penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas bangunan rumah. Jasa konsultasi konstruksi dapat membantu dalam manajemen tersebut Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2023 menunjukkan bahwa hanya 63,15% rumah di Indonesia memiliki akses hunian layak, dengan Provinsi DIY memiliki angka yang lebih tinggi yaitu sekitar 85,79%. Peningkatan kualitas seharusnya dimulai dari identifikasi kesalahan pada bangunan, seperti kesalahan kesikuan, sanitasi, elevasi, vertikalitas, sempadan, akses kendaraan dan orang, serta aspek termal. Identifikasi ini diperlukan untuk memperbaiki kesalahan agar rumah menjadi layak huni. Pada tahap analisis data, kuesioner digunakan sebagai alat utama untuk wawancara terstruktur, memastikan bahwa parameter utama dari variabel yang diteliti dapat diukur secara kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan mengobservasi, menganalisis, dan memotret objek pada bangunan rumah hunian yang dibangun oleh orang perorangan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas, serta analisis korelasi untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel umur hanya berkorelasi dengan variabel manajemen, tetapi tidak dengan kualitas rumah tinggal, artinya umur pemilik tidak menentukan kualitas bangunan rumah tinggal. Variabel manajemen berkorelasi kuat dengan kualitas bangunan, menunjukkan bahwa manajemen yang baik dibutuhkan untuk mendapatkan kualitas rumah tinggal yang layak huni. Selain itu, variabel Pendidikan berkorelasi kuat dengan manajemen dan kualitas, menunjukkan bahwa semakin baik pendidikan pemilik, maka semakin baik kualitas bangunan rumah tinggal yang layak huni.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/53696
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKualitasen_US
dc.subjectRumah Tinggalen_US
dc.subjectAnalisisen_US
dc.subjectManajemenen_US
dc.titleEvaluasi Kualitas Bangunan Rumah Tinggal yang dibangun oleh Pelaksana Orang Peroranganen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
19511182.pdf
Size:
4.24 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: