<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Program Dakwah Masturah Jama'ah Tabligh dan Pengaruhnya Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga (Studi Kasus di Gunungkidul)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Fenomena meningkatnya partisipasi masyarakat Gunungkidul dalam Jamaah Tabligh, khususnya dalam program Dakwah Masturah. Program ini mengharuskan suami dan istri untuk meninggalkan rumah dan keluarga dalam waktu tertentu, yang menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana keseimbangan peran suami dan istri ketika mengikuti program ini dan bagaimana dampaknya terhadap keharmonisan rumah tangga mereka. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini meliputi bagaimana konsep pelaksanaan program dakwah Masturah, serta dampak dari program ini terhadap keharmonisan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep pelaksanaan program dakwah Masturah Jamaah Tabligh, aktivitas dan persyaratan yang harus dipenuhi, serta menganalisis dampaknya terhadap keharmonisan rumah tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan antropologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi literatur. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, konsep Dakwah Masturah Jamaah Tabligh melibatkan perjalanan jauh dengan durasi waktu mulai dari 3 hari, 10 hari, 15 hari, hingga 2 bulan. Selama program ini, peserta mengikuti berbagai kegiatan seperti ta'lim wa ta’lum, mudzakarah, dan

halaqah tajwid, yang semuanya berfokus pada pengajaran dan pengamalan adab- adab Islam serta enam sifat sahabat. Berdasarkan penelitian yang dilakukan,

menunjukkan bahwa konsep dakwah masturah Jama’ah Tabligh, dengan program- programnya yang terstruktur, memberikan dampak positif terhadap keharmonisan

rumah tangga. Keluarga yang terlibat dalam program ini sering menghadapi tantangan dalam kehidupan sehari-hari, namun mereka menunjukkan kemampuan untuk mengatasinya melalui peningkatan praktik keagamaan di rumah. Keyakinan bahwa penekanan agama dalam kehidupan sehari-hari membawa kedamaian dan keberkahan dalam keluarga mereka. Kesabaran istri menjadi penting dalam mendukung dakwah suami, dan keterlibatan mereka dalam program Masturah menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai Islam dalam keluarga. Penelitian ini menyarankan agar kegiatan keagamaan diintegrasikan dalam kehidupan keluarga untuk meningkatkan keharmonisan dan kebahagiaan rumah tangga. Penelitian ini menyarankan integrasi kegiatan keagamaan dalam keluarga untuk meningkatkan keharmonisan rumah tangga dan penerapan program serupa di masyarakat untuk memperluas manfaatnya.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By