Usulan Pemeliharaan Elbow Condenser PLTU XYZ dengan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) dan Age Replacement
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Elbow condenser pada PLTU XYZ merupakan komponen penting dalam sistem kondensasi
yang berfungsi menyalurkan fluida pendingin, namun rentan mengalami kerusakan akibat
korosi-erosi dari air laut dan kecepatan aliran yang tinggi. Selama ini perusahaan hanya
menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk analisis kerusakan
tanpa adanya langkah sistematis untuk mengusulkan strategi pemeliharaan, sehingga kerusakan
berulang masih sering terjadi. Penelitian ini mengusulkan Reliability Centered Maintenance
(RCM) yang dikombinasikan dengan Age Replacement Method untuk menekan downtime,
meningkatkan keandalan, dan mengendalikan life cycle cost secara efisien.. Metode penelitian
meliputi identifikasi kondisi komponen, analisis keandalan, penentuan mode kegagalan
dominan, serta perhitungan interval pergantian optimal berdasarkan umur pakai dan biaya
siklus hidup. Data penelitian diperoleh dari catatan operasional, inspeksi lapangan, serta
literatur terkait sifat material dan pola kerusakan akibat erosi-korosi. Hasil analisis
menunjukkan bahwa mode kegagalan dengan nilai Risk Priority Number(RPN) tertinggi adalah
kebocoran pada elbow condenser dengan nilai 270 sehingga menjadi prioritas utama
pemeliharaan yaitu berupa pergantian material dari carbon steel menjadi stainless steel 316L.
Perhitungan dengan metode age replacement menghasilkan interval pemeliharaan setiap 62
hari untuk meminimalkan risiko kegagalan maupun biaya perawatan. Selain itu, penggunaan
material stainless steel 316L (SS316L) terbukti lebih unggul dibandingkan carbon steel dengan
ketahanan korosi 2,11 hingga 4,65 kali lebih tinggi dan life cycle cost lebih rendah, yaitu 4,39
dibandingkan 6,88 pada carbon steel.