PENERAPAN METODE PERCEPATAN PEKERJAAN STRUKTUR DENGAN SHIFT KERJA PADA PEMBANGUNAN GEDUNG DINAS KESEHATAN KABUPATEN KULON PROGO
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Dalam pembangunan gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo perlu adanya beberapa tahap terkontrol yaitu tahap perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), pengawasan (controlling), dan perawatan (maintenance). Salah satu bentuk perencanaan proyek adalah penjadwalan proyek. Penjadwalan proyek memberikan informasi tentang jadwal rencana kemajuan proyek dalam aspek kinerja sumber daya berupa biaya, tenaga kerja, peralatan dan material, serta rencana durasi atau waktu penyelesaian proyek. Namun, dalam suatu proyek terkadang terjadi keterlambatan. Keterlambatan dapat merugikan pemilik maupun penyedia jasa konstruksi. Maka dari itu perlu adanya percepatan proyek. Analisa percepatan proyek yang digunakan pada penelitian ini yaitu penambahan jam kerja dengan metode shift (pagi dan malam). Langkah pertama analisa yaitu menggunakan Microsoft Project untuk membuat jadwal, kemudian dilakukan proses perhitungan penambahan jam kerja dengan metode shift. Dilanjutkan dengan analisa biaya normal dan biaya percepatan. Akibat yang ditimbulkan dari penggunaan metode crashing ini adalah pada biaya langsung (direct cost) yang pada durasi normal yaitu 165 hari naik menjadi Rp 5.248.406.285,23 atau 0,4% lebih besar dari biaya normal yang sebesar Rp 5.227.553.700,00. Sedangkan, untuk biaya tidak langsung (indirect cost) pada durasi normal sebesar Rp 580.839.300,00 akan mengalami penurunan biaya dikarenakan durasi proyek yang dipercepat dengan besaran penurunan sebesar 5,82 % menjadi 547.045.000,00. Perubahan tersebut dapat berpengaruh terhadap total biaya proyek yang semula Rp 5.808.393.000,00 menjadi Rp 5.795.451.285,00 terdapat selisih biaya sebesar Rp 54.646.885,00 atau naik sebesar 0,94% dari biaya awal.