<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Evaluasi Metode Pekerjaan Pondasi Pada Bangunan Gedung Bertingkat (Evaluation Of Foundation Work Methods At Buildings) (Studi Kasus Gedung Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia Yogyakarta)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Perkembangan proyek konstruksi di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang signifikan. Saat ini sedang dilaksanakan pembangunan infrastruktur dalam segala aspek pembangunan. Seperti pembangunan bendungan, jalan tol, gedung bertingkat maupun sarana infrastruktur yang lain. Salah satu kota yang sedang mengalami pembangunan skala besar yaitu kota Yogyakarta. Salah satunya terdapat pembangunan gedung rumah sakit akademik Universitas Islam Indonesia yang bertujuan guna meningkatkan kualitas mutu pendidikan. Penelitian ini membandingkan antara metode bore pile dengan metode tiang pancang pada pekerjaan pondasi di Pembangunan Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia setelah dilakukan redesain pondasi semula diameter 0,8 m menjadi diameter 0,6 m. berdasarkan hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa biaya yang diperlukan untuk metode bore pile sebesar Rp. Rp. 4.012.401.948 dengan durasi pekerjaan 132 hari dan untuk metode tiang pancang diperlukan biaya Rp 3.230.620.832 dengan durasi 171 hari. Persentase perbedaan yang diperoleh adalah pekerjaan pondasi menggunakan metode tiang pancang lebih lama 29,54% dibandingkan dengan metode bore pile. Sedangkan berdasarkan segi biaya diperoleh metode tiang pancang lebih murah 19,48% dibandingkan dengan metode bore pile. Sehingga didapatkan pekerjaan tiang pancang lebih efisien berdasarkan biaya pekerjaan namun, metode bore pile lebih efektif berdasarkan durasi pekerjaan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By