Hubungan antara Kebersyukuran dengan Kecemasan Menghadapi Kelahiran Pertama
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan negatif kebersyukuran dengan kecemasan menghadapi kelahiran pertama. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara kebersyukuran dengan kecemasan menghadapi kelahiran pertama. Semakin tinggi kebersyukuran, maka semakin rendah kecemasan menghadapi kelahiran pertama. Begitupun sebaliknya, semakin rendah kebersyukuran, maka semakin tinggi kecemasan menghadapi kelahiran pertama. Subjek dalam penelitian ini adalah ibu hamil pada kehamilan pertama yang memeriksakan kandungannya di BPS Kasiyati dan RB Suko Asih, usia kandungan antara 7 sampai 9 bulan, usia antara 20-30 tahun. Adapun skala yang digunakan adalah skala kecemasan menghadapi kelahiran pertama yang dibuat sendiri oleh peneliti dengan mengacu pada aspek- aspek yang dikemukakan oleh Maher (Collhoun & Accocella, 1900). Skala kebersyukuran merupakan modifikasi dari alat ukur Gratitude Questionnaire (GQ-6). Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan fasilitas program SPSS 11,5 for Windows untuk menguji apakah terdapat hubungan antara kebersyukuran dengan kecemasan menghadapi kelahiran pertama. Hasil korelasi dari Spearman menunjukan korelasi sebesar r= -0,47 dengan taraf signifikansi sebesar p = 0,381 (p > 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan negatif antara kebersyukuran dengan kecemasan menghadapi kelahiran pertama. Dengan demikian, hipotesis penelitian ini ditolak.