<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

SANGGAR GALERI BATIK SENO YOGYAKARTA SEBAGAI RUANG INTERAKSI SOSIAL MELALUI KEGIATAN MEMBATIK BAGI PENGRAJIN DAN WISATAWAN

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Batik sebagai salah satu seni tradisional yang dapat meningkatkan nilai budaya Indonesia. Sanggar Galeri Batik Seno Yogyakarta merupakan galeri dan sanggar batik yang terkenal di Kota Yogyakarta yang menjadikannya tempat yang menarik untuk dikunjungi wisatawan dari dalam maupun luar negeri. Awalnya, praktik membatik hanya dilakukan oleh pengrajin untuk memproduksi batik, tetapi sekarang wisatawan juga dapat mengikuti pelatihan membatik yang dipandu oleh para ahli batik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penambahan kegiatan pelatihan membatik di Sanggar Galeri Batik Seno Jogja dapat mempengaruhi interaksi sosial antara pengrajin dan wisatawan sehingga mampu memberikan pengalaman positif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan fokus pada pengamatan situasi terkini di objek penelitian. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik behavior mapping, terutama pendekatan place-centered map yang lebih spesifik. Penataan waktu diterapkan agar pengrajin dapat memberikan pelatihan tanpa menghentikan produksi batik sepenuhnya. Pendekatan ini membuktikan bahwa integrasi antara produksi batik dan pelatihan membatik dapat berjalan sejalan, menciptakan pengalaman yang positif bagi semua pihak yang terlibat.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By