Perancangan Sistem Presensi Deteksi Wajah Berbasis Website (Studi Kasus Laboratorium Sistem Manufaktur Terintegrasi UII)
| dc.Identifier.NIM | 20522288 | |
| dc.contributor.author | Pradana, Farhan Aji | |
| dc.date.accessioned | 2024-11-01T02:15:13Z | |
| dc.date.available | 2024-11-01T02:15:13Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.description.abstract | Pencatatan presensi mahasiswa di Laboratorium Sistem Manufaktur saat ini masih dinilai kurang optimal sedangkan kehadiran siswa merupakan faktor yang vital. Sistem presensi manual berbasis kartu fisik dan QR Code, yang sering mengalami masalah seperti human error, proses pencatatan yang lama, dan manipulasi presensi oleh mahasiswa. Proses presensi yang kurang efisien ini mengakibatkan penundaan aktivitas belajar serta penambahan biaya operasional. Berdasarkan data presensi tahun 2023, tercatat 69 kasus kesalahan yang melibatkan cetak kartu, QR Code, dan rekapitulasi data. Untuk meningkatkan keoptimalan dan validasi sistem presensi, penelitian ini mengusulkan perancangan prototipe sistem presensi otomatis berbasis teknologi deteksi wajah (face recognition). Teknologi face recognition memungkinkan pencatatan presensi secara cepat, akurat, dan minim manipulasi. Metode prototyping digunakan dalam pengembangan sistem ini, dimana perancangan melibatkan tiga tahap, yaitu pengumpulan kebutuhan, perancangan, dan evaluasi. Sistem ini diintegrasikan dengan website untuk memberikan kemudahan dalam pengelolaan data dan akses real-time. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan sistem presensi yang lebih optimal, mengurangi waktu pencatatan, serta meningkatkan validasi dan akurasi dalam pencatatan kehadiran mahasiswa. Hasilnya, sistem presensi berbasis deteksi wajah berhasil dibuat dengan software yang telah direncang oleh kpzhang93 (github) kemudian ditambahkan modul rekapitulasi presensi dan tampilan antarmuka (interface) website dengan hasil nilai 79,23% lebih cepat dari sistem presensi berbasi QR Code. Jika sistem lama memakan waktu 10,33 menit, sistem baru hanya membutuhkan 1 menit 54,31 detik untuk proses pencatatan presensi secara serentak. Validasi sistem juga lebih unggul, terbukti dari uji coba manipulasi presensi yang gagal dilakukan. Uji akurasi menggunakan 20 wajah berbeda menunjukkan seluruh wajah terdeteksi tanpa error. Dari segi biaya, sistem ini menghemat Rp1.945.000 dibandingkan sistem kartu fisik (Co-card QR). Implementasi sistem presensi berbasis Face ID ini terbukti lebih optimal dan valid, memberikan dampak positif bagi Lab. Siman TI UII. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/53589 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Blackbox Testing | en_US |
| dc.subject | Face Recognition | en_US |
| dc.subject | Presensi | en_US |
| dc.subject | Prototyping | en_US |
| dc.title | Perancangan Sistem Presensi Deteksi Wajah Berbasis Website (Studi Kasus Laboratorium Sistem Manufaktur Terintegrasi UII) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |