Implementasi Metode Sorogan pada Mata Pelajaran Al-qur’an Hadis Kelas VII di MTs Negeri 6 Sleman Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk menganalisis Implementasi metode sorogan dalam mata pelajaran Al-Qur’an Hadis di kelas VII Mts N 6 Sleman Yogyakarta. 2) Untuk menganalisis faktor apa saja yang menjadi kelebihan serta kekurangan dalam implementasi metode sorogan dalam mata pelajaran Al-Qur’an Hadis di kelas VII MTs N 6 Sleman Yogyakarta. Keunikan dari penelitian ini adalah menjadikan metode sorogan sebagai metode pembelajaran alqur’an hadis kelas VII yang berlokasi di MTs N 6 Sleman yang merupakan lembaga formal berbasis madrasah unggulan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik penelitian ini menggunakan purposive sampling sehingga subjek dari penelitian ini adalah Kepala Sekolah, guru mata pelajaran Al-Qur’an Hadis kelas VII di MTs N 6 Sleman, serta siswa kelas VII. Dalam menggali informasi peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis yang digunakan peneliti adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan Implementasi metode sorogan yang diterapkan di kelas VII pada mata pelajaran al-Qur’an Hadis di MTs N 6 Sleman sudah memenuhi langkah-langkah metode sorogan dengan baik dan benar. Namun, dalam urutannya disesuaikan dengan panjang dalil yang sesuai materi yang dibahas. Jika dalil yang dibahas cukup panjang, maka guru akan mencontohkan dengan memotong ayat dengan baik dan benar. Sedangkan jika dalil cukup pendek maka pemotongan ayat akan dilompati. Meskipun metode yang diterapkan masih memiliki kekurangan namun metode ini membantu guru untuk mengetahui kemampuan siswa dalam hal ketercapaian hafalan. Penerapan metode sorogan pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis kelas VII di MTs N 6 Sleman ini memiliki kelemahan yaitu, tidak semua siswa lancar membaca Al-Qur’an sehingga masih memerlukan pendampingan. Selain itu, penerapan metode sorogan menyita waktu yang cukup banyak sehingga setoran sering mundur. Sedangkan dari segi kelebihan, dengan diterapkannya metode sorogan guru dapat melihat secara langsung bagaimana kemampuan anak dalam keterkaitannya dengan capaian hafalan termasuk makhorijul huruf, dan kefasihan siswa lebih jelas.