Analisis Timbulan Minyak Jelantah di Tengah Pandemi COVID.19 di Kawasan Kampus Terpadu UII
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Jumlah minyak jelantah yang dihasilkan tempat makan di wilayah Kota pelajar Yogyakarta menunjukan peningkatan timbulan limbah minyak jelantah yang berakibat pada pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisa jumlah timbulan minyak jelantah yang dihasilkan dan mengidentifikasi karakteristik minyak jelantah dengan uji kadar asam,kadar air,dan massa jenis yang mana dilakukan saat pandemi covid-19 dan kemudian dibandingkan sebelum terjadinya pandemi covid-19. Berdasarkan jam operasional, hasil rata-rata timbulan tertinggi untuk berat dan volume pada jam operasional pagi – sore pukul 06.00 – 15.00 WIB adalah 0,060 Kg/hari dan volume 0,082 L/hari pada warung prasmanan, dan untuk rata-rata timbulan berat dan volume terendah 0,027 Kg/hari dan 0,035 L/hari pada outlet gorengan pagi. Untuk rata-rata timbulan berat dan volume tertinggi pada jam operasional sore – malam pukul 16.00 – 00.00 WIB adalah 0,084 Kg/hari dan 0,105 L/hari pada warung nasi goreng, Untuk rata-rata timbulan berat dan volume terendahnya pada Outlet Gorengan sore dengan berat 0,028 Kg/hari dan volume 0,038 L/hari. Jam operasional 24 jam hanya terdapat 1 titik sampel dengan rata-rata timbulan berat dan volume adalah 0,139 Kg/hari dan 0,174 L/hari dengan tempat Warung Warmindo 24 jam.